Solois! Pendatang Baru Angginaprita Rilis Single Perdana

banner 468x60

Radarjakarta.id | JAKARTA – Solois pendatang baru asal Lampung, Angginaprita merilis single perdananya berjudul “Istimewa” di bawah bendera STV Records menggandeng Dinamis Music dan Cadaazz Pustaka Music.

Single yang ditulis sendiri oleh solois pemilik nama lengkap Anggina Descaprita ini sudah hadir di seluruh platform music seperti Spotify, Joox, Apple Music, Dezzer serta platform lainnya seperti Tiktok Music, Youtube Music, dan lain-lain.

Peran Angginaprita di lagu “Istimewa” bukanlah hanya sebagai musisi yang menyanyikan lagu ini saja melainkan turun langsung sebagai komposer dan penulis lirik lagu ini. Karena itu, solois yang akrab disapa Anggi ini boleh dibilang berhasil menyampaikan isi cerita lagu ini dengan sangat baik.

“Lagu ini bercerita tentang kisah nyata kehidupan kita semua, kayaknya banyak yang ngalamin juga. Ceritanya simpel kok, tentang seseorang yang putus cinta dan akhirnya ketemu dengan seseorang yang ternyata jauh lebih baik dan akhirnya happy ending,” ujar Anggi dalam siaran pers yang diterima RadarJakarta.id, Kamis (23/5/2024).

Angginaprita yang di single ini juga bertindak sebagai produser menjelaskan bahwa ada peran dari beberapa teman musisi dan orang dekat di Lampung yang ikut memberi masukan dan saran sehingga lagu “Istimewa” ini dipilih sebagai single perdana yang memulai langkahnya sebagai solois karena sebelumnya ia tercatat sering berkiprah sebagai vokalis beberapa grup band.

“Proses pemilihan lagu, produksi rekaman sampai finalisasi lagu “Istimewa” ini terbilang cukup lama banget, prosesnya hampir 2 tahun. Nulis lagunya cepet, tapi proses pembuatannya yang lama karena aku melibatkan teman-teman musisi yang aku percaya dan mereka punya kesibukan yang cukup padat, udah gitu ketika lagu beres juga masih ada beberapa revisi setelah kita dengar bareng-bareng,” ungkapnya.

Fransiscus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik mengaku cukup surprise dengan totalitas Angginaprita di single perdananya. Awalnya, Eko mengaku telah mengenal Angginaprita sejak 14 tahun silam saat Anggi masih bergabung dengan grup band D’Stage, yang sama-sama bernaung di label Deteksi Records.

“Bertahun-tahun gak ketemu terus ketemu lagi di medsos (Instagram) dan Anggi kasih denger single “Istimewa” ini. Wah keren, perkembangan Anggi luar biasa, lagu yang dia tulis ini catchy banget, liriknya relate dengan kisah cinta banyak orang, cara Anggi bernyanyi jauh lebih dewasa. Pokoknya sesuai dengan lagunya, totalitas Anggi sangatlah Istimewa di single perdananya ini,” ujar Eko.

Sebagai informasi, sebelum bersolo karir Angginaprita pernah tergabung di grup band Pillow dan D’Stage. Khusus dengan D’Stage, Anggi pernah merilis single yang berjudul “Selingkuh Juga” bersama Deteksi Records.

“Nge-band itu enak karena rame-rame, nah kalo solo karir lebih gampang untuk menemukan musik yang aku suka karena aku sendrian,” tutur Angginaprita Ketika ditanya perbedaan berkarir di band dan sebagai solois.

Selama proses kreatif di single “Istimewa” ini Angginaprita mengaku melibatkan masukan dan bantuan dari banyak teman musisinya di Lampung. “Kalau untuk sharing, hampir semua teman-teman musisi ku di Lampung ikut sharing memberikan masukan, saran dan pendapat untuk single ini, namun begitu ada salah satu gitaris di Lampung bernama “Ajunk” yang aku percaya membantu proses kreatif dari awal sampai lagu ini di bungkus,” jelas Angginaprita.

Untuk rencana ke depan, pemilik suara merdu yang punya hobi traveling dan baca buku ini berharap bisa segera membuat video musik dari single “Istimewa” ini. “Ada rencana sih untuk membuat video musik single ini, tapi semua itu masih dalam perencanaan dan masih dipikirkan untuk konsepnya karena ada beberapa pilihan konsep,” ucap Angginaprita

Angginaprita memulai karir bermusiknya sejak tahun 2004, banyak pengalaman yang sudah dilewati di industri musik Nasional, Anggi sadar betul bahwa persaingan di industri musik dan di kalangan solois perempuan sangatlah ketat, tidak muluk-muluk, Anggi hanya berharap single perdananya ini bisa dinikmati dan diterima semua orang.

“Dari dulu persaingan di industri musik nasional memang sudah sangat ketat, sebisa mungkin kita harus membuat karya yang menarik kalo untuk sekarang, semoga karya saya bisa di terima di seluruh kalangan penikmat musik Indonesia,” tutup Angginaprita.|Ilham*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60