Militer Indonesia dan AS gelar Latma Tempur Udara di Pekanbaru

banner 468x60

Radarjakarta.id I Pekanbaru – Militer Indonesia dan Amerika Serikat menggelar Latihan Bersama (Latma) Tempur Udara Cope West 2023 di Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru sebagai ajang mempererat hubungan militer kedua negara.

Latihan bersama ini dibuka secara resmi oleh Ketua Delegasi TNI AU dan Ketua Delegasi US PACAF, Lt Col Eric ‘Heff’ Broyles, ditandai dengan pemasangan badge latihan oleh kedua ketua delegasi kepada perwakilan peserta kedua negara,” kata Ketua Delegasi TNI AU Paban III/Lat Sopsau Kolonel Pnb. I Gusti Putu Setia Dharma dalam keterangannya di Pekanbaru, Selasa (13/6/2023).

Selain menumbuhkan kesepahaman antara kedua negara, kata dia, latihan ini juga dapat mempererat hubungan antara kedua negara dan kedua angkatan udara, baik saat ini maupun pada masa yang akan datang.

I Gusti Putu Setia Dharma mengatakan bahwa latihan udara bilateral Cope West antara TNI AU-US PACAF memberikan kesempatan kepada kedua angkatan udara untuk saling berinteraksi dan berbagi pengetahuan.

“Latihan Cope West juga bertujuan meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel dari kedua angkatan udara dalam hal pengembangan taktik dan teknik pelaksanaan operasi udara,” kata Paban III/Lat Sopsau itu.

Latihan Military to Military Connection Direct Action Ground Reconnaissance (M2MC DAGR) yang diikuti satuan elite Satbravo TNI AU dan US Marines merupakan ajang berbagi pengetahuan dan pengalaman antara kedua pasukan elite kedua negara.

Sementara Lt. Col Eric “Heff” Broyles menyampaikan terima kasih kepada delegasi TNI AU yang telah menyambut dan mempersiapkan pelaksanaan latihan dengan sangat baik.

Selain itu, latihan bersama ini merupakan kesempatan yang baik bagi kedua negara untuk meningkatkan kemampuan taktis dan persahabatan antara kedua angkatan udara.

“Ini merupakan kesempatan yang luar biasa untuk saling membangun kerja sama yang baik,” kata Lt. Col Eric “Heff” Broyles.

Latma Cope West 2023 berlangsung selama 2 minggu ke depan melibatkan ratusan personel dan sejumlah pesawat tempur F-16 kedua angkatan udara. TNI AU menggunakan pesawat F-16 dari Skadron Udara 3

“Dragon” dan Skadron Udara 14 “Tiger” Lanud Iswahjudi, serta Skadron Udara 16 “Rydder” Lanud Roesmin Nurjadin. Sementara itu, US PACAF menggunakan enam pesawat tempur F-16 C/D Block 40 yang berasal dari 35th Fighter Squadron, 8th Fighter Wing “Wolf Pack” Kunsan Air Force Base (AFB) di Bandara Gunsan, pantai barat semenanjung Korea Selatan.

Latihan M2MC DAGR diikuti oleh satuan elite Satbravo TNI AU dan pasukan elite dari US Marines. Satuan elite kedua negara akan berlatih pertempuran jarak dekat, menembak pistol, senapan, serta sniper siang dan malam hari, pengamanan VVIP, dan latihan kesehatan lapangan.

Cope West 2023 tercatat sebagai latihan ke-10 Cope West dengan tuan rumah Indonesia, sejak pertama kali di Medan pada tahun 1989. Latihan ini merupakan implementasi atas hubungan bilateral yang telah lama terjalin baik di antara kedua negara untuk bersama-sama menjaga stabilitas regional di Asia Tenggara. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60