Yonarmed 7/BG Bergerak Cepat Saat Longsor “Gunung Sampah” Bantargebang

Yonarmed 7/BG Bergerak Cepat Saat Longsor “Gunung Sampah” Bantargebang
Yonarmed 7/BG Bergerak Cepat Saat Longsor “Gunung Sampah” Bantargebang
banner 468x60

BEKASI, Radarjakarta.id –  Kepedulian dan respons cepat ditunjukkan prajurit Batalyon Armed 7/Braja Guntur saat membantu penanganan bencana longsor di kawasan TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu (8/3/2026).

Peristiwa longsor yang kerap disebut warga sebagai longsor “gunung sampah” itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di Zona 4 TPST Bantargebang. Tumpukan sampah yang menjulang tinggi tiba-tiba bergeser dan runtuh, menimbun sejumlah kendaraan pengangkut sampah yang saat itu sedang mengantre untuk melakukan pembuangan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Diduga kuat, intensitas hujan yang tinggi membuat tumpukan sampah menjadi labil hingga akhirnya longsor dan menimbun beberapa unit truk di sekitar lokasi.

Data sementara mencatat tiga orang meninggal dunia, terdiri dari satu laki-laki dan dua perempuan. Selain itu, tiga unit truk pengangkut sampah juga dilaporkan tertimbun material longsoran.

Sekitar pukul 15.00 WIB, pihak pengelola TPST Bantargebang segera menghubungi prajurit Yonarmed 7/BG untuk meminta bantuan personel dan dukungan logistik dalam proses evakuasi serta penanganan di lokasi kejadian.

Menanggapi permintaan tersebut, Komandan Batalyon Armed 7/Braja Guntur, Letkol Vicky Haryanto Mamonto, langsung menginstruksikan pasukannya untuk bergerak menuju lokasi guna membantu proses evakuasi bersama unsur terkait.

Sebanyak 50 personel Yonarmed 7/BG diterjunkan ke lokasi. Setibanya di area bencana, para prajurit segera mendirikan satu unit tenda posko yang difungsikan sebagai pusat koordinasi sekaligus dukungan bagi tim penanganan di lapangan.

Dalam arahannya, Letkol Vicky menekankan kepada seluruh personel agar bekerja secara maksimal, tetap mengutamakan keselamatan, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi.

“Kita hadir untuk membantu masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap waspada dan utamakan keselamatan,” pesannya kepada prajurit yang bertugas.

Hingga saat ini proses evakuasi korban dan penanganan longsor masih terus berlangsung. Upaya tersebut melibatkan unsur TNI, pengelola TPST, relawan, serta instansi terkait lainnya.

Situasi di lokasi masih dalam penanganan intensif guna memastikan kondisi benar-benar aman dan tidak ada korban lain yang masih tertimbun di bawah material longsoran.

Prajurit Yonarmed 7/BG bersama seluruh unsur yang terlibat berkomitmen untuk terus membantu proses penanganan bencana hingga situasi di kawasan TPST Bantargebang kembali terkendali.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.