Waspada ETLE Drone Polri, Pelanggar Lalin Terekam dari Udara

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menandai babak baru penegakan hukum lalu lintas dengan mengoperasikan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Drone Patroli Presisi. Teknologi ini menjadi senjata terbaru polisi untuk membongkar pelanggaran yang selama ini lolos dari pantauan petugas di darat.

Berbeda dari razia konvensional, drone ETLE bekerja senyap dari udara. Setiap gerak pelanggar terekam real time, lengkap dengan bukti visual yang akurat dan tak terbantahkan. Sistem ini digadang-gadang mampu memangkas celah penyimpangan sekaligus menghapus stigma “tebang pilih” di jalan raya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menegaskan penggunaan drone bukan sekadar pamer teknologi. Menurutnya, langkah ini adalah wujud komitmen menghadirkan penegakan hukum yang objektif, profesional, dan minim kontak langsung dengan masyarakat.

“Drone ini kami operasikan untuk menjangkau titik-titik rawan pelanggaran yang selama ini sulit terpantau. Ini bukan hanya penindakan, tapi juga peringatan dini agar masyarakat lebih disiplin,” ujar Agus dalam keterangannya.

Operasi perdana digelar Jumat (9/1) di Jalan Raya Cibubur, kawasan yang dikenal padat dan rawan pelanggaran. Tim khusus Direktorat Penegakan Hukum (Ditgakkum) Korlantas Polri menerbangkan drone untuk memantau arus lalu lintas dari sudut yang tak bisa dijangkau kamera statis.

Hasilnya mencengangkan. Dalam waktu singkat, 18 pelanggaran lalu lintas langsung tertangkap kamera ETLE Drone. Mayoritas pelanggaran dilakukan pengendara roda dua yang mengabaikan keselamatan dasar, mulai dari tidak memakai helm hingga manuver berbahaya.

Teknologi drone memungkinkan pengawasan menyeluruh dari udara, memastikan setiap pelanggaran terekam jelas dan terdokumentasi. Data tersebut langsung terintegrasi dengan sistem ETLE nasional, sehingga penindakan dilakukan berbasis bukti sah, bukan asumsi.

Agus menekankan, kehadiran drone bukan untuk menakut-nakuti pengguna jalan. Justru sebaliknya, sistem ini diharapkan membangun kesadaran bahwa aturan tetap berlaku meski tak ada polisi di depan mata.

“Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Dengan disiplin berlalu lintas, angka kecelakaan bisa ditekan. Korlantas Polri akan terus berinovasi demi terwujudnya kamseltibcarlantas di seluruh Indonesia,” tegasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.