Wartawan Online di Medan Meninggal, Keluarga Desak Polisi Ungkap Penyebab Kematian

banner 468x60

MEDAN, Radarjakarta.id – Dunia jurnalistik di Medan berduka. Nicolas Saragih (38), seorang wartawan media online, meninggal dunia setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Adven, Jumat (5/9/2025) pagi.

Jenazah Nicolas kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan untuk dilakukan autopsi. Langkah ini ditempuh guna memastikan penyebab pasti kematian pria yang akrab disapa Nico tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Paul M. Tambunan, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. “Kita masih melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi sudah kita mintai keterangan, termasuk sebelumnya olah TKP di tempat kos korban,” ujarnya.

Namun, pihak keluarga menilai kematian Nico tidak wajar. Sang ibu, Neti Hutajulu, mengaku menemukan sejumlah luka pada kepala, tangan, dan kaki anak bungsunya itu. Ia menduga Nico meninggal akibat penganiayaan.

“Saya berharap pihak kepolisian bisa mengungkap penyebab pasti kematian anak saya. Tidak mungkin dia jatuh di kamar mandi. Pasti ini karena dianiaya,” tegas Neti saat ditemui di RS Bhayangkara, Jumat malam.

Dengan suara bergetar, Neti juga mengenang percakapan terakhirnya dengan Nico tiga hari sebelum sang anak meninggal. Saat itu, ia meminta Nico pulang ke kampung halaman di Kabupaten Simalungun. “Dia bilang nanti pulang. Rupanya pulangnya untuk selamanya,” ucap Neti menahan air mata.

Polisi masih melanjutkan penyidikan untuk mengungkap kebenaran di balik kematian Nico. Sementara keluarga berharap kasus ini dapat segera terungkap agar memberikan keadilan bagi almarhum.|Pane*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.