Warga Depok Dihimbau Ikut Program BPJS Kesehatan

banner 468x60

Depok, RadarJakarta.id – Anggota Komisi IX DPR RI Ir Nuroji mengajak masyarakat Kota Depok termasuk bayi lahir diharapkan untuk segera daftar atau ikut menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal itu disampaikan Ir Nuroji saat kegiatan sosialisasi sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di kawasan Beji pada Senin (12/4/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dia menambahkan, lebih dari 98% penduduk Indonesia telah terdaftar dalam Program JKN.

Nuroji menyayangkan masih adanya masyarakat yang baru terpikir mendaftar saat sudah jatuh sakit.

Mengingat prinsip JKN adalah gotong royong, iuran dari peserta yang sehat digunakan untuk membiayai peserta yang sakit, termasuk program pencegahan (promotif preventif).

“Penting untuk menjadi peserta JKN selagi masih sehat dan memastikan status kepesertaan JKN kita selalu aktif karena sakit tidak ada yang tahu kapan datangnya,” katanya.

Bayi baru lahir segera didaftarkan ke BPJS Bayi yang didaftarkan pada periode waktu tersebut, status kepesertaan JKN-nya akan langsung aktif,

Dia menambahkan, Masyarakat membutuhkan kepesertaan tersebut agar memperoleh kepastian akses layanan kesehatan ketika tiba-tiba jatuh sakit.

Program BPJS dijalankan dengan sistem gotong royong, dimana satu sama lain saling membantu.

Keanggotaan aktif memastikan warga memperoleh akses pengobatan terbaik secara mudah tanpa khawatir masalah biaya finansial.

Nuroji menyebutkan banyak warga mengalami kesulitan biaya pengobatan akibat tidak memiliki kartu asuransi kesehatan negara.

Dia mendorong penduduk setempat agar segera mendaftar sebelum mereka benar-benar membutuhkan penanganan medis di rumah sakiit.

“JKN ini penting, jadi kalau bisa segera mendaftar. Jangan sampai tiba-tiba bingung berobat saat terkena penyakit karena tidak terdaftar sebagai peserta JKN,” katanya.

Menjadi peserta program kesehatan negara memberikan keuntungan besar bagi warga melalui iuran bulanan yang sangat terjangkau. Iuran ringan tersebut mampu menanggung biaya operasi jantung yang mahal hingga mencapai ratusan juta rupiah.

“Katakanlah iuran Rp35 ribu, tapi kita harus operasi jantung yang biayanya ratusan juta. Ini kan tidak sebanding dengan iuran yang kita keluarkan,” katanya.

Warga kategori kurang mampu bisa bergabung menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Pemerintah akan menanggung biaya iuran bulanan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sudah disediakan sebelumnya.

“Kalau mampu ya daftar sebagai peserta mandiri, tapi kalau memang tidak mampu bisa daftar menjadi peserta PBI. Pokoknya jangan sampai tidak terdaftar sama sekali, baik berbayar atau gratis,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan agar informasi program BPJS Kesehatan tersampaikan ke lapisan masyarakt di Kota Depok.

“Yang belum ikut BPJS kesehatan kami harap untuk daftar dan melakukan pembayarannya sesuai kelas setiap bulannya,”katanya.

Lebih baik mencegah daripada mengobati dan Nuroji mengimbau kepada warga untuk menjaga pola makan dan hidup.

“Gunakan program Cek Gratis yang sudah dilakukan oleh Pemerintah,”katanya.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kota Depok Lifendri Irfariza menyetujui pendapat Nuroji mengenai jaminan perlindungan.

Ia mengingatkan masyarakat agar selalu sedia perlindungan kesehatan sebelum tertimpa musibah.

“Penting banget, tapi mungkin sekarang banyak yang merasa tidak butuh. Tapi belakangan banyak yang tiba-tiba butuh, jadi sedia payung sebelum hujan,” katanya.

Dia mengapresiasi kepada Anggota Komisi IX yang terus menyuarakan tentang program pelayanan BPJS kesehatan kepada masyarakat.

Dia menjelaskan pendaftaran kini sangat mudah melalui layanan Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (Pandawa) pada ponsel. Warga tinggal menyertakan dokumen Kartu Keluarga serta kartu tanda penduduk.

“Kami terus berupaya memperbaiki pelayanan kepada masyarkat

BPJS siap menerima laporan pengaduan dari masyarakat terkait pelaksanaan program BPJS kesehatan di lapangan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.