RADAR JAKARTA | Jakarta – Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang berulang tahun resmi dimulai hari ini. Acara peluncuran ini berlangsung di berbagai titik layanan kesehatan, termasuk di Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan.
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, yang didampingi oleh Deputi I Kantor Komunikasi Kepresidenan Isra Ramli, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Drg Widiawati, MKM, Plt Kepala Puskesmas Tebet dr. Santayana, serta Camat Tebet Dyan Airlangga, hadir langsung untuk meninjau pelaksanaan program tersebut.
Pada kesempatan ini, Viva Yoga memberi semangat kepada para lansia, ibu, anak, serta masyarakat yang hadir, untuk menjaga kesehatan dengan menerapkan pola makan yang bergizi dan gaya hidup sehat.
Selain itu, ia juga mendengarkan langsung hasil pemeriksaan kesehatan dari para pasien yang datang, yang mayoritas menyatakan bahwa kondisi kesehatan mereka dalam keadaan baik.
Dalam konferensi pers yang diadakan di pintu masuk Puskesmas Tebet, Viva Yoga menjelaskan bahwa program PKG ini merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 28A yang menyatakan bahwa setiap orang berhak untuk hidup sehat.
“PKG ini adalah upaya nyata untuk mewujudkan janji Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, yang berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada seluruh rakyat Indonesia,” ujar Viva Yoga.
Viva Yoga juga menegaskan bahwa PKG merupakan bagian integral dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat Indonesia. Dengan menggabungkan kedua program ini, diharapkan dapat menciptakan generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.
“Kombinasi PKG dan MBG akan memastikan anak-anak bangsa tumbuh sehat, memiliki daya tahan tubuh yang baik, dan cerdas karena memiliki asupan gizi yang cukup serta pencegahan penyakit yang optimal,” tambahnya.
Program PKG ini, menurut Viva Yoga, tidak hanya memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga mendukung upaya pencegahan penyakit melalui pemeriksaan kesehatan rutin.
Ia mengajak seluruh warga Indonesia untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di Puskesmas atau rumah sakit terdekat.
“Jangan menunggu sakit untuk berobat, lebih baik mencegah daripada mengobati. Dengan pemeriksaan kesehatan secara berkala, kita dapat mengetahui kondisi tubuh kita sebelum terlambat,” ujar alumnus Pascasarjana Universitas Indonesia ini.
Viva Yoga juga menyampaikan bahwa PKG akan terus berlanjut dan diharapkan masyarakat tidak takut atau ragu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. “Dengan adanya PKG, kita ingin mengubah paradigma yang selama ini berkembang, bahwa sehat itu mahal. Sebaliknya, dengan pemeriksaan kesehatan yang mudah diakses, kita bisa menjaga kesehatan secara terjangkau dan efektif,” ungkapnya.
Sebagai informasi, program PKG ini bertujuan untuk mencapai target pelayanan kesehatan bagi 281 juta jiwa rakyat Indonesia. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjadikan layanan kesehatan sebagai hak dasar yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat dan menjaga tubuh agar tetap bugar. Viva Yoga menegaskan bahwa tujuan jangka panjang dari PKG adalah untuk menciptakan Indonesia yang lebih sehat, dengan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh rakyat.
“Program ini adalah bagian dari komitmen kita untuk mewujudkan kehidupan yang sehat bagi seluruh masyarakat Indonesia, sesuai dengan tagline ‘Satu Sehat, Semua Sehat.’ Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat, kita bisa mewujudkan tujuan ini,” pungkas Viva Yoga.
Program PKG ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, menciptakan pola hidup sehat yang berkelanjutan di Indonesia.











