Viral! Emak-Emak di Medan Tabrak Dua Jambret Hingga Tersungkur

banner 468x60

MEDAN, Radarjakarta.id — Sebuah video aksi berani seorang emak-emak melawan penjambret di jalanan Kota Medan mendadak mengguncang jagat media sosial. Rekaman berdurasi singkat yang beredar luas di media sosial (Medsos) memperlihatkan detik-detik dramatis seorang perempuan mengejar dan menabrak pelaku jambret hingga tersungkur di jalan.

Peristiwa menegangkan itu terjadi di kawasan Jalan AR Hakim, dan dengan cepat menjadi bahan perbincangan publik. Banyak warganet menyebut aksi tersebut sebagai contoh keberanian warga menghadapi kejahatan jalanan yang kerap meresahkan.

Dalam video yang viral, terlihat seorang ibu yang belakangan diketahui bernama Tuti Damai (41) berusaha menghentikan pelaku penjambretan dengan cara yang tidak biasa: menabrakkan motornya ke arah pelaku yang mencoba kabur. Benturan keras membuat keduanya terjatuh di jalan. Kepala korban maupun pelaku tampak mengalami luka akibat insiden tersebut.

Kapolsek Medan Area, Ainul Taqin, membenarkan kejadian yang kini viral itu. Ia menjelaskan, peristiwa terjadi pada Minggu siang, 15 Maret 2026 sekitar pukul 13.00 WIB.

Menurutnya, kejadian bermula ketika korban melintas di kawasan Jalan Bromo dengan mengendarai sepeda motor.

“Tiba-tiba ada dua pria yang berboncengan memepet korban dari belakang. Mereka kemudian merampas gelang yang dipakai korban,” kata Ainul saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).

Namun aksi para pelaku tidak berjalan mulus. Tuti yang menjadi korban justru bereaksi cepat. Ia langsung berteriak meminta pertolongan sambil mengejar motor para pelaku.

Kejar-kejaran di jalan itu berakhir dramatis. Dalam upaya menghentikan pelaku, korban menabrakkan motornya hingga pelaku terjatuh dan berhasil diamankan warga sekitar.

Polisi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian. Dari hasil penangkapan, petugas mengamankan dua pria yang diduga kuat sebagai pelaku penjambretan.

Keduanya diketahui bernama Usuf (35) dan Heru Rahmat (34).

“Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan keduanya merupakan residivis kasus jambret,” ungkap Ainul.

Saat ini kedua pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut di kepolisian.

Aksi berani emak-emak tersebut memicu gelombang reaksi di media sosial. Banyak warganet memuji keberaniannya, meski sebagian juga mengingatkan bahwa tindakan melawan pelaku kejahatan secara langsung bisa berisiko tinggi.

Terlepas dari pro dan kontra, satu hal yang pasti: video dramatis dari jalanan Medan itu kini telah menjadi simbol perlawanan warga terhadap maraknya kejahatan jalanan. Sebuah momen spontan yang berubah menjadi viral dan mengguncang jagat maya.|Budi Pakecos*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.