Viral! Emak-Emak Bentak Basarnas di Tengah Banjir Langkat

banner 468x60

LANGKAT, Radarjakarta.id— Ketegangan mewarnai proses evakuasi banjir di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, setelah sebuah video viral memperlihatkan seorang emak-emak memarahi petugas Basarnas yang tengah bertugas. Video itu kini menjadi bahan perdebatan publik di media sosial dan memicu reaksi beragam dari warganet.

Dalam rekaman tersebut, warga menilai tim penyelamat bergerak lamban dan tidak responsif terhadap permintaan bantuan, terutama untuk seseorang yang dikabarkan tengah sakit. Sang ibu dalam video bahkan terdengar berteriak lantang, mempertanyakan fungsi tim SAR yang dinilai hanya lalu-lalang menggunakan kendaraan tanpa tindakan konkret.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Situasi semakin memanas ketika beberapa warga lain ikut terpancing emosi. Mereka memukul mobil operasional Basarnas dan menyiramkan air ke arah petugas. Bahkan terdengar ancaman keras dari salah satu warga yang mengatakan bahwa petugas bisa “dibakar hidup-hidup” jika tidak segera membantu.

Terkait insiden tersebut, Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, menyampaikan klarifikasi resmi. Ia menegaskan bahwa tim di lapangan bekerja mengikuti standar operasional prosedur (SOP), termasuk menentukan prioritas evakuasi seperti bayi, lansia, dan kelompok rentan. Menurutnya, tindakan petugas yang terlihat hanya bolak-balik adalah bagian dari pemetaan dan penilaian kondisi.

Edy juga menilai bahwa reaksi emosional warga merupakan hal wajar dalam situasi bencana. Ia menyebut kondisi panik dapat memicu kemarahan dan tuntutan spontan, terutama ketika menyangkut keselamatan keluarga. Meski demikian, ia menegaskan keselamatan tim penyelamat tetap harus diperhitungkan dalam setiap tindakan evakuasi.

Dalam video lanjutan yang juga beredar, seorang anggota Basarnas akhirnya turun dari mobil dan mencoba menenangkan warga. Dengan nada sabar ia menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan bantuan dan memastikan timnya terus bekerja agar seluruh warga dapat tertangani.

Hingga berita ini diturunkan, Basarnas belum mengeluarkan pernyataan tambahan terkait insiden tersebut. Sementara itu, banjir di Langkat masih belum sepenuhnya surut, dan bantuan lapangan terus dilakukan oleh berbagai pihak.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.