Viral! Aksi Copet di Depan Pramono-Karno Terekam Kamera

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Malam puncak Abang None Jakarta 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, berubah ricuh dengan insiden tak terduga. Seorang pegawai Pemprov DKI Jakarta, Farhan Fauzan, diduga menjadi korban pencopetan ponsel tepat di depan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno alias Doel.

Video detik-detik pencopetan ini viral di media sosial dan langsung bikin geger publik. Dalam rekaman yang beredar, terlihat dua pria misterius melancarkan aksinya di tengah kerumunan tamu undangan yang sedang fokus menyambut kedatangan Pramono-Rano.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Aksi Copet Terekam Jelas

Farhan yang bertugas meliput acara itu mengenakan kemeja putih. Saat ia sibuk mengabadikan momen kedatangan gubernur dan wakil gubernur, seorang pria bersweater hitam bertuliskan angka 77 menyambar ponselnya. Ponsel itu langsung diserahkan ke rekannya yang mengenakan kemeja biru berbalut jaket hitam, pura-pura berlagak seperti wartawan sambil merekam acara.

Skenario ala film kriminal ini berlangsung mulus, hingga korban sadar barang berharganya raib. Ironisnya, aksi itu terjadi hanya beberapa meter dari pejabat nomor satu di DKI.

Polisi Bergerak, Korban Belum Lapor

Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandhi membenarkan adanya insiden tersebut. Namun hingga Sabtu (27/9/2025), pihak kepolisian belum menerima laporan resmi dari korban.
“Masih kita selidiki, kita kumpulkan alat bukti dan keterangan saksi. Sampai saat ini korban belum membuat laporan,” ujar Rezha.

Sementara itu, Sanyoto, Kepala Seksi Industri Sudin Parekraf Jakarta Barat yang ikut hadir, memastikan insiden ini nyata adanya.
“Iya benar, ponselnya dicopet saat Farhan bertugas meliput kedatangan Pak Gubernur dan Wakil Gubernur,” katanya.

Ponsel Dikembalikan Lewat Kurir

Drama ini semakin mengejutkan ketika pelaku tiba-tiba menunjukkan “itikad baik”. Hanya sehari setelah video pencopetan viral, ponsel Farhan dikembalikan dalam kondisi utuh. Uniknya, ponsel itu dikirim melalui jasa kurir pada Sabtu (27/9/2025) malam.

“Pelaku sudah berniat baik dengan mengembalikan lewat kurir. Saya anggap selesai,” ungkap Farhan, Minggu (28/9/2025).

Kasus Ditutup, Publik Kecewa

Farhan memutuskan untuk memaafkan para pelaku dan tak membawa kasus ini ke ranah hukum. Ia bahkan diminta datang ke Polsek Menteng untuk membuat pernyataan resmi dan video klarifikasi agar kasus ini dinyatakan tuntas.

Publik pun dibuat kecewa dan bertanya-tanya: Bagaimana mungkin aksi pencopetan di depan gubernur bisa selesai tanpa proses hukum?

Insiden ini bukan hanya soal kehilangan ponsel, tetapi juga menyoroti lemahnya pengamanan acara sebesar Abang None Jakarta. Fakta bahwa copet bisa beraksi di tengah sorotan kamera, bahkan di depan gubernur, menjadi tamparan keras bagi aparat keamanan.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.