Video Dewasa Mirip Artis RP Bertato Kupu-Kupu Gegerkan Media Sosial

banner 468x60

Foto ilustrasi wanita berati kupu-kupu.

BALI, Radarjakarta.id – Dunia maya kembali dihebohkan dengan beredarnya video dewasa berdurasi sekitar 6 menit 50 detik, yang menampilkan sosok perempuan diduga artis berinisial RP, dengan ciri khas tato kupu-kupu di dada kiri. Video tersebut menjadi perbincangan panas di berbagai platform media sosial sejak 23 Juni 2025.

Dalam video yang ramai diperbincangkan, terlihat seorang wanita mengenakan lingerie merah, lengkap dengan tato kupu-kupu hitam di dada kirinya. Tato ini menjadi titik fokus netizen dalam mengidentifikasi pemeran utama dalam rekaman tersebut, yang diduga kuat merupakan RP, sosok perempuan asal Buleleng Timur, Bali.

Menurut informasi yang berkembang, RP disebut-sebut pernah mengenyam pendidikan di SMP dan SMA di kawasan Buleleng Timur. Identitas ini diperkuat oleh unggahan salah satu akun Instagram lokal, @bulelengsatu, yang pada Jumat, 27 Juni 2025, menyebutkan secara terang-terangan tentang kesamaan tato dan penampilan RP dengan sosok dalam video.

“Sebuah video berdurasi 6 menit 50 detik tiba-tiba viral, menampilkan sosok perempuan berinisial RP dengan tato kupu-kupu di dada kiri. Diduga berasal dari Buleleng Timur,” tulis akun tersebut.

Video yang diduga direkam secara sadar oleh kedua pelaku ini menyebar cepat melalui Instagram, Facebook, WhatsApp, dan Twitter. Tak sedikit netizen yang mencoba melacak jejak digital sang pemeran, termasuk membandingkan video dengan unggahan-unggahan lama RP di media sosial.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak RP maupun klarifikasi terkait keaslian dan konteks video tersebut. Belum diketahui apakah video tersebut disebarkan dengan izin atau merupakan hasil kebocoran data pribadi.

Aspek Hukum dan Etika

Pakar hukum siber mengingatkan bahwa penyebaran konten asusila seperti ini dapat melanggar UU ITE dan UU Pornografi, yang mengancam pelaku penyebaran dan pembuat konten dengan hukuman penjara hingga denda tinggi. Proses hukum bisa berlaku baik terhadap penyebar maupun orang yang ada dalam video, bila terbukti melanggar hukum yang berlaku.

Sementara itu, belum diketahui apakah video ini telah masuk dalam laporan resmi ke kepolisian atau masih dalam proses investigasi netizen.

Publik Diminta Bijak Menyikapi

Fenomena penyebaran video intim seperti ini kerap menjadi konsumsi publik secara masif, namun juga memunculkan dampak serius bagi pihak yang terlibat. Warganet diimbau tidak ikut menyebarluaskan, apalagi menjadikannya bahan hiburan atau spekulasi yang dapat menyesatkan opini publik.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.