USA Kaget! Kapal Pertamina Tetap Bisa Lewat Laut Merah Yang Memanas

banner 468x60

Radarjakarta.id | LUAR NEGERI – Dunia gempar, termasuk Amerika Serikat yang merasa heran ketika mengetahui Houthi Yaman memberi jalan kapal minyak Indonesia di laut merah

Hal tersebut lantaran Gamsunoro berhasil melenggang dengan aman di laut merah yang dijaga ketat oleh Houthi Yaman. Padahal, pasukan Houthi hampir selalu menyerang kapal asing yang lewat di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Bukan hanya sekedar lolos, kapal itu bahkan melenggang tanpa gangguan apapun dari Houthi. Kejadian tersebut berlangsung 17 Januari.

Diketahui Gamsunoro yang berbendera RI awalnya sempat menjauh dari perairan Selat Bab Al Mandab, yang merupakan penghubung antara Samudera Hindia dan Laut Merah. Namun, data pelacakan dari LSEG dan Kpler menemukan bahwa kapal itu tiba-tiba bergerak kembali masuk ke dalam perairan yang sedang menemui tensi panas itu.

Diketahui, PT Pertamina International Shipping (PIS) mengatakan bahwa Kapal MT Gamsunoro telah menyelesaikan proses loading di Pelabuhan Rabigh, Arab Saudi dan beranjak meninggalkan area Laut Merah untuk berlayar menuju Terusan Suez.

“Saat ini, kapal sudah kembali berlayar menuju Terusan Suez untuk selanjutnya ke perairan Amerika. Alhamdulillah, seluruh kru dan kondisi kapal dalam keadaan selamat dan aman,” ujar Direktur Crude and Petrolium Tanker PIS Brilian Perdana lewat keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Brilian menjelaskan Kapal MT Gamsunoro yang sempat banyak diberitakan karena lolos untuk berlayar di Laut Merah adalah kapal milik PIS. Kapal yang dibangun pada 2010 itu dioperasikan untuk mengangkut dan mendistribusikan minyak mentah, berbendera Indonesia, dan juga diawaki oleh kru-kru Indonesia.

“Tim PIS terus melakukan monitoring ketat sejak area Laut Merah memanas dan terus memantau perkembangan situasi. Kami juga berkoordinasi erat dengan otoritas terkait di masing-masing wilayah agar Kapal Gamsunoro bisa berlayar dan beroperasi dengan aman dan lancar,” kata Brilian.

PIS, kata Brilian, intens berkoordinasi dengan Singapore Maritime & Port Authority, Atase Pertahanan Kedutaan Besar UAE, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Indonesia, dan lainnya.

“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap perjalanan kapal kami seperti MT Gamsunoro dapat berjalan dengan aman dan lancar. Ini adalah manifestasi nyata dari komitmen go global kami serta peningkatan kompetensi pelayanan kami,” ujarnya.

Gamsunoro adalah kapal milik Pertamina International Shipping (PIS). Saat berlayar, kapal tanker tersebut membawa bahan bakar berat dari Fujairah, salah satu pusat bahan bakar minyak terbesar di dunia yang terletak di Uni Emirat Arab (UEA).

Kapal ini dibangun pada tahun 2010 dan dioperasikan untuk mengangkut dan mendistribusikan minyak mentah, berbendera Indonesia dan juga diawaki oleh kru-kru Indonesia. Kapal yang memiliki panjang 228,6 meter, lebar 42 meter, dan tonase bobot hingga 105.638 DWT.

Kapal MT Gamsunoro merupakan salah satu dari 61 kapal milik PIS yang berlayar di rute internasional. Pada 2023, PIS tercatat telah berlayar di lima benua dengan jumlah 50 rute internasional.

Seiring dengan gencarnya ekspansi dan semangat go global, PIS memastikan peningkatan kompetensi dan kualitas pelayanan untuk bisa bersaing dengan perusahaan global lainnya.

PIS juga menyampaikan terima kasih atas segala dukungan dan doa yang diberikan oleh para pekerja, keluarga, dan masyarakat Indonesia selama periode ini sehingga MT Gamsunoro dapat berlayar dengan aman.

“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap perjalanan kapal kami seperti MT Gamsunoro dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ucap Brilian.

Sementara, Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menyampaikan komitmen PIS dalam menjaga keamanan dan kelancaran operasional Kapal MT Gamsunoro merupakan bukti kemampuan PIS sebagai perusahaan shipping tingkat internasional.

“PIS menargetkan menjadi perusahaan shipping yang mampu bersaing di tingkat global dan saat ini, PIS sudah berada di arah yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut,” kata Fadjar.

PIS sendiri terus berkomunikasi intens dengan Singapore Maritime & Port Authority. Termasuk Atase Pertahanan Kedutaan Besar UAE, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan Indonesia. | Eka*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.