Tribute A. Rafiq Guncang Senayan: Pandangan Pertama

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id — Dunia musik Indonesia bersiap menyaksikan peristiwa bersejarah. Sebuah konser megah bertajuk “Pandangan Pertama, Tribute to A. Rafiq” akan digelar pada 28 Oktober 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, menghadirkan panggung penghormatan paling emosional bagi legenda dangdut A. Rafiq ikon yang suaranya menembus generasi dan tak lekang dimakan waktu.

Dikemas dengan kemegahan dan sentuhan modern, konser ini menjadi momen reuni para raja dan ratu dangdut, di antaranya Rhoma Irama, Elvy Sukaesih, Cici Paramida, Nassar, Sule, Rany Fahd A. Rafiq, Sonny Septian, Elma Theana, Kaka Slank, dan Nelly Agustin. Sang putri, Fairuz A. Rafiq, dipercaya menjadi pembawa acara utama menjadikan panggung ini sebagai persembahan keluarga untuk sang maestro.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Konser ini merupakan gagasan orisinal Fahd A. Rafiq, putra sang legenda, yang ingin menghadirkan kenangan hidup dari karya abadi ayahnya. Didukung oleh Superlative dan Prodigy Events, musiknya akan diiringi Khaliza Big Band, menghadirkan aransemen segar untuk lagu-lagu fenomenal seperti “Pandangan Pertama”, “Senggol-senggolan”, hingga “Dari Mata Turun ke Hati.”

Menariknya, konser ini bukan sekadar pertunjukan musik. Dengan sentuhan visual dan artistik dari Rama Soeprapto dan Rangga Djoned, panggung “Pandangan Pertama” akan berubah menjadi teater nostalgia, menggambarkan perjalanan A. Rafiq dari masa kejayaan hingga warisan cintanya pada dunia dangdut.

Dalam konferensi pers di Kementerian Kebudayaan, Menteri Fadli Zon menyatakan dukungan penuh terhadap konser ini.

“A. Rafiq adalah pionir musik Indonesia. Meski telah tiada, semangatnya hidup melalui karya dan generasi penerusnya. Tribute ini bukan hanya nostalgia, tapi simbol kebangkitan dangdut Indonesia,” ujar Fadli.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong dangdut sebagai kekuatan budaya global.

> “Seperti India dengan Bollywood dan Korea dengan K-Pop, kini saatnya dunia mengenal Dangdut Wave dari Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Elvy Sukaesih tak kuasa menahan haru saat mengenang rekannya di masa lalu.

“A. Rafiq adalah legenda sejati. Suaranya kuat, gayanya elegan, dan auranya luar biasa. Saat berduet, kami seperti berbagi jiwa di atas panggung,” ucap Elvy dengan mata berkaca-kaca.

Berbeda dari konser pada umumnya, “Pandangan Pertama, Tribute to A. Rafiq” tidak menjual tiket secara bebas. Hanya tamu undangan yang dapat hadir, namun penggemar bisa menang kesempatan eksklusif melalui kuis dan permainan di akun Instagram resmi @konserpandanganpertama.

Malam 28 Oktober 2025 akan menjadi malam cinta, kenangan, dan penghormatan untuk sosok yang mengangkat martabat musik dangdut hingga ke panggung dunia.
Satu konser. Satu legenda. A. Rafiq  selamanya di hati Indonesia.|Titik*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.