Tragis! Kereta Api Putri Deli Hantam Fortuner di Asahan, Dua Bocah Tewas Seketika

banner 468x60

KISARAN, Radarjakarta.id — Suasana Minggu pagi di Kabupaten Asahan berubah mencekam. Dentuman keras memecah ketenangan warga Pasar Delapan, Siumbut-umbut, Kecamatan Kota Kisaran Timur, setelah sebuah mobil Toyota Fortuner dihantam kereta api penumpang di KM 159+400, Minggu (15/2/2026).

Kereta api Putri Deli jurusan Kisaran–Tanjung Balai melaju kencang ketika sebuah Fortuner BK 1676 VAA nekat melintasi rel tanpa palang pintu. Dalam hitungan detik, tabrakan dahsyat tak terhindarkan. Mobil terpental hingga sekitar 15 meter dari titik benturan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Warga yang mendengar suara benturan keras langsung berhamburan keluar rumah. “Suara benturannya keras sekali, seperti ledakan. Kami langsung lari ke arah rel,” ujar seorang saksi mata di lokasi.

Menurut keterangan saksi, relawan penjaga perlintasan yang biasa berjaga sudah memberikan aba-aba agar kendaraan berhenti. Namun pengemudi mobil, MRD (67), warga Dusun V Rawang Pasar V, Kecamatan Rawang Panca Arga, tetap melaju dari arah Umbut-umbut menuju Simpang Pasar Delapan.

Detik berikutnya menjadi petaka.

Dua penumpang mobil yang merupakan cucu pengemudi, masing-masing berusia 12 tahun dan 6 tahun, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras. Tubuh korban dievakuasi warga dengan penuh haru, sementara sang kakek mengalami luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kepala Polisi Khusus Kereta Api setempat, Trio Rachmad, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan ekstra saat melintasi perlintasan sebidang, terutama yang belum dilengkapi palang pintu otomatis.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau seluruh pengendara untuk benar-benar berhenti, tengok kanan dan kiri, serta patuhi aba-aba petugas sebelum melintas,” tegasnya.

Tragedi ini kembali membuka luka lama soal keselamatan perlintasan tanpa palang di daerah. Pertanyaan pun mencuat: sampai kapan perlintasan rawan tanpa pengamanan maksimal terus memakan korban?

Dua nyawa bocah melayang dalam sekejap. Minggu yang seharusnya menjadi hari kebersamaan keluarga, berubah menjadi duka mendalam bagi satu keluarga di Asahan.|Al Pane*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.