POSO, Radarjakarta.id – Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang seharusnya penuh semangat, berubah menjadi duka bagi warga Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Gempa berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang wilayah ini pada Minggu, 17 Agustus 2025, pukul 06.36 WITA. Pusat gempa berada di darat, sekitar 18 km barat laut Poso, pada kedalaman dangkal 10 kilometer, sehingga guncangan terasa sangat kuat di seantero Kabupaten Poso.
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng, gempa ini menelan 10 korban luka-luka, sebagian besar berasal dari Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir. Para korban sedang beribadah di Gereja Elim, yang tengah direnovasi, saat bangunan itu ambruk. “Semua korban telah dirujuk ke Puskesmas Tokorondo untuk mendapatkan perawatan medis,” kata Andi Sembiring, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulteng.
Tak hanya gereja, sejumlah bangunan di desa-desa sekitar juga mengalami kerusakan. Di Desa Ueralulu, sebuah bangunan sarang burung walet milik warga rusak parah. Di Desa Lape, satu rumah warga rusak, sementara Masjid Al-A’la di Desa Lanto Jaya mengalami retak pada dindingnya.
BMKG mencatat 10 gempa susulan terjadi hingga pukul 07.10 WIB, menambah kekhawatiran warga. “Gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah Poso. Tidak berpotensi tsunami,” ujar Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono.
Kejadian ini menambah panjang daftar aktivitas kegempaan di Poso selama dua bulan terakhir. Pada 24 Juli 2025, gempa magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Pendolo, menyebabkan satu rumah roboh dan tiga rumah rusak ringan. Puncaknya pada 29 Juli 2025, aktivitas sesar Poso meningkat dengan 12 gempa susulan tercatat dalam satu hari.
Pemerintah daerah dan BPBD telah bergerak cepat, melakukan pendataan kerusakan dan menyalurkan bantuan awal. Warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan menjauhi bangunan yang rusak atau retak.
Tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa meski Indonesia tengah merayakan Hari Kemerdekaan ke-80, bencana alam dapat mengubah kebahagiaan menjadi duka seketika.***
Tragedi Gempa Poso di Hari Kemerdekaan RI ke-80: Bangunan Rubuh, 10 Warga Luka-luka










