JAKARTA, Radarjakarta.id – Brand apparel biker lokal, Tracker resmi membuka outlet perdananya di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Minggu (15/2/2026).
Kehadiran toko ini menjadi langkah awal ekspansi Tracker dalam memperluas pasar sekaligus mendekatkan produk kepada komunitas riders, khususnya di wilayah Jakarta Selatan yang dikenal sebagai basis komunitas otomotif.
Pemilihan Bintaro dinilai strategis karena aksesnya mudah serta memiliki potensi pasar yang besar, mulai dari pelajar, pekerja, hingga komunitas motor aktif.
Outlet ini juga hadir dengan konsep baru yang lebih modern dan ramah komunitas, sehingga diharapkan menjadi “rumah baru” bagi para pengendara motor yang mencari perlengkapan berkendara berkualitas dengan desain stylish dan harga kompetitif.
Tracker dikenal sebagai brand lokal yang fokus pada produk biker wear, baik untuk kebutuhan performa maupun gaya hidup. Koleksinya mencakup teamwear, jersey bernuansa riding, jaket riding, celana khusus berkendara, hingga apparel harian bagi para bikers. Seluruh produk dirancang dengan mengutamakan inovasi, kualitas, kenyamanan, serta kepercayaan konsumen.
“Tracker menghadirkan produk yang mengedepankan inovasi, quality, comfort, dan trust. Kami ingin menjadi inspirasi bagi para bikers dan anak muda pecinta motor di Indonesia, khususnya Jakarta,” ujar Bryant Peter Budijanto, salah satu penggagas berdirinya Tracker bersama Irwan Cipto, Minggu (15/2/2026).
Grand opening Tracker Store Bintaro turut dihadiri sejumlah influencer otomotif seperti Emak Gila, Dendi Malik (Dendi Stunt Rider), Akang MV, Yodi Fit, dan Harry Affandi Amanizar, serta berbagai komunitas motor. Kehadiran mereka menambah semarak peresmian outlet perdana tersebut.
Bryant menyampaikan, pada momen pembukaan ini Tracker memberikan promo diskon khusus bagi para bikers. Ia menegaskan, pihaknya ingin memastikan setiap rider mendapatkan perlengkapan berkendara yang presisi, nyaman, sekaligus mencerminkan gaya personal.
“Melalui Tracker Store Bintaro, kami ingin setiap rider memperoleh gear yang tidak hanya nyaman dipakai, tetapi juga mampu merepresentasikan karakter mereka,” ujar Bryant.
Sementara itu, Irwan Cipto menambahkan bahwa konsep toko dirancang sebagai ruang interaksi komunitas. Selain menjadi tempat berbelanja, store ini diharapkan menjadi titik kumpul baru bagi komunitas motor di Bintaro dan sekitarnya.
Dari sisi produk, pelanggan dapat menemukan kaos premium, jaket riding eksklusif, apparel harian, hingga aksesori pendukung gaya berkendara. Tracker mengklaim seluruh produknya menggunakan material pilihan yang telah melalui proses seleksi ketat guna memastikan kenyamanan, daya tahan, dan tampilan tetap stylish, baik saat riding maupun beraktivitas sehari-hari.
Untuk harga, kaos dibanderol mulai dari Rp200 ribuan, sedangkan jaket premium tersedia hingga kisaran Rp2 jutaan. Rentang harga tersebut ditujukan agar perlengkapan berkendara berkualitas dapat dijangkau berbagai kalangan.
Menyambut Ramadan, manajemen juga menyiapkan program promo khusus bagi komunitas bikers. Meski detailnya belum diumumkan, Tracker memastikan akan menghadirkan penawaran menarik bagi pelanggan setia.
Ke depan, Tracker menargetkan ekspansi ke sejumlah kota besar seperti Jakarta, Yogyakarta, Bali, dan Makassar sebagai bagian dari strategi memperkuat posisinya di industri apparel riders nasional.
Memasuki 2026, brand ini mengusung kampanye bertajuk “Semua Harus Menggunakan Tracker” sebagai wujud komitmen membangun komunitas dan menjadikan Tracker bagian dari gaya hidup pengendara motor Indonesia.










