Tim Ekspedisi Patriot UI Berangkat ke Papua Barat, Dorong Hilirisasi Pala dan Pemberdayaan Kawasan Transmigrasi

Tim Ekspedisi Patriot UI Berangkat ke Papua Barat, Dorong Hilirisasi Pala dan Pemberdayaan Kawasan Transmigrasi
Tim Ekspedisi Patriot UI Berangkat ke Papua Barat, Dorong Hilirisasi Pala dan Pemberdayaan Kawasan Transmigrasi
banner 468x60

DEPOK, Radarjakarta.id – Universitas Indonesia (UI) melalui Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Inovasi Sosial (DPIS UI) kembali ambil bagian dalam program Tim Ekspedisi Patriot yang diselenggarakan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia. Program ini bertujuan memperkuat pembangunan kawasan transmigrasi melalui riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebanyak 20 tim dari Universitas Indonesia resmi diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju berbagai lokasi pengabdian, termasuk kawasan transmigrasi Werianggi–Werabur, Distrik Nikiwar, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.

Salah satu tim yang diberangkatkan adalah Tim 7 Universitas Indonesia atau Tim 3 Kementerian Transmigrasi RI, yang dipimpin oleh Assoc. Prof. Dr. Hendra Kaprisma. Tim ini beranggotakan Edelleit Rose, M.Hum., Salsabila Erlindita, S.Hum., Bella Rose Simangunsong, S.Si., Maulana Rizqi, S.E., dan Yusril Ikhtiar M., S.Hub.Int.

Setelah tiba di Manokwari, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Windesi sebelum mencapai lokasi pengabdian di Werianggi–Werabur. Selama empat bulan ke depan, tim lintas disiplin tersebut akan tinggal bersama masyarakat setempat untuk menjalankan berbagai program pemberdayaan berbasis potensi lokal.

Mengusung tema “Hilirisasi Produk Pala Zero-Waste dan Digitalisasi UMKM Wondama Gold”, Tim Ekspedisi Patriot UI akan melaksanakan sejumlah program strategis, di antaranya penguatan produksi pala berbasis zero-waste, digitalisasi UMKM Wondama Gold, Papua Creative Branding Initiative, Sekolah Pesisir Petani Pala Berkelanjutan, hingga penyelenggaraan Festival Pala Wondama.

Berbagai program tersebut dirancang untuk membangun ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan melalui pemanfaatan komoditas unggulan daerah. Pelaksanaannya menggunakan pendekatan kolaboratif Pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.

Ketua Tim, Assoc. Prof. Dr. Hendra Kaprisma, mengatakan bahwa Ekspedisi Patriot tidak hanya menjadi wadah pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga ruang kolaborasi dalam menghadirkan inovasi yang lahir dari potensi lokal.

“Kami ingin bersama masyarakat membangun nilai tambah komoditas lokal, memperkuat kapasitas UMKM, dan menghadirkan model pemberdayaan yang berkelanjutan sehingga Werianggi–Werabur dapat berkembang sebagai kawasan transmigrasi yang mandiri dan berdaya saing,” ujarnya.

Melalui sinergi antara Universitas Indonesia, Kementerian Transmigrasi RI, pemerintah daerah, serta masyarakat, program Ekspedisi Patriot diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain mendorong hilirisasi komoditas pala dan penguatan UMKM, program ini juga diharapkan menjadi model pemberdayaan kawasan transmigrasi berbasis riset, inovasi sosial, dan pengembangan potensi lokal yang dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.