Akhirnya, Konser 35 tahun KLa, dituntaskan dengan nomor ‘Semoga’ dan karya paling ajaib, sebutlah masterpieces dari mereka, ‘Yogyakarta’. Tak ayal lagi, segala enerji dari panggung maupun dari tengah penonton, tumpah ruah, tak tertahankan.
Sekelompok Perempuan yang merentangkan syal bertuliskan ‘KLanese’, menyanyi kencang, bagai memecah langit-langit Tennis Indoor Senayan. “Ijinkanlah aku untuk selalu pulang lagi. Bila hati mulai sepi tanpa terobati”
Katon, Lilo dan Adi, masih memesona. Ketiganya adalah harmoni bintang nan cemerlang, yang terus bercahaya hingga mereka merilis album baru ‘35 Thirty Five Year’, yang berisi lagu-lagu intrepretasi baru, dengan penyanyi lain, sebuah produksi bersama Le Moisek Revole.
Saat penonton, mulai meninggalkan gedung pertunjukan, Ahmad Dhani, ke backstages, datang ke private room, menyapa Lilo. Apa kata Dhani tentang konser KLa?”Ahmad Dhani ada diantara penonton lainnya, itu sudah cukup membuktikan, apa komentarnya tentang KLa Project,” simpul Lilo.

“Ahmad Dhani ada diantara penonton lainnya, itu sudah cukup membuktikan, apa komentarnya tentang KLa Project,” simpul Lilo.
Konser 35 tahun pun tuntas sudah.
“Terima Kasih KLanese, sampai ketemu 5 tahun lagu, dalam konser yang semakin dahsyat,” pungkas Katon. Mereka pamit, memberi hormat, foto bersama, salam dan silam dari atas panggung megah yang tak terlupakan. Sampai 5 tahun mendatang, diusia KLa Porject ke 40 tahun. | Eka Ardimiyati*











