Tanjung Priok Macet, Truk Kontainer Membludak

banner 468x60

RADAR JAKARTA|Jakarta — Kemacetan parah melumpuhkan akses menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, sejak Rabu malam (16/4) hingga Kamis sore (17/4). Kepadatan lalu lintas terjadi di Tol Sedyatmo hingga ruas jalan arteri seperti Jalan Yos Sudarso, Jalan Plumpang Semper, serta Jalan Raya Cakung-Cilincing arah pelabuhan.

Penyebab utama kemacetan ini adalah lonjakan arus truk kontainer yang hendak melakukan kegiatan receiving delivery di terminal peti kemas Tanjung Priok. Peningkatan terjadi pasca selesainya masa arus balik Lebaran dan pencabutan pembatasan lalu lintas barang.

Menurut Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Adi Sugiri, lonjakan aktivitas logistik terjadi secara tiba-tiba dan memicu kepadatan ekstrem di sejumlah titik. Salah satu lokasi paling terdampak adalah Terminal NPCT 1, di mana jumlah truk meningkat drastis.

“Biasanya jumlah truk yang masuk ke terminal berkisar di bawah 2.500 unit, namun hari ini mencapai lebih dari 4.000 unit,” ujar Adi, Kamis (17/4/2025).

Adi menegaskan bahwa tidak ada kendala teknis di sistem operasional terminal maupun gerbang pelabuhan. Kegiatan bongkar muat kapal dipastikan tetap berjalan lancar tanpa hambatan.

Pelindo bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, kepolisian, serta pihak terminal telah berkoordinasi untuk menangani kemacetan. Langkah-langkah darurat seperti pengalihan arus ke gate Pos 9, pemanfaatan area buffer sebagai kantong parkir, dan pembagian logistik berupa makanan dan minuman kepada sopir truk dilakukan untuk mengurangi beban di lapangan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan, mitra kerja, dan masyarakat atas ketidaknyamanan ini. Upaya maksimal terus dilakukan untuk menjaga kelancaran layanan logistik dan operasional pelabuhan,” tambah Adi.

Hingga Kamis sore pukul 17.30 WIB, kemacetan masih terlihat di berbagai titik, dengan antrean truk yang mengular hingga ke ruas Tol JORR kawasan Rorotan. Pantauan CCTV Jasa Marga menunjukkan banyak truk peti kemas yang nyaris tak bergerak.

Supervisor Humas dan Pelayanan Pelanggan PT Pelindo, M. Anwar, membenarkan bahwa lonjakan aktivitas receiving delivery ini juga dipicu oleh upaya percepatan logistik menjelang libur panjang akhir pekan, dari Jumat (18/4) hingga Minggu (20/4).

Pelindo memastikan bahwa semua langkah penanganan terus diintensifkan bersama aparat terkait untuk memulihkan kelancaran lalu lintas dan operasional di Pelabuhan Tanjung Priok.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.