Tak Diberi Akses ke Istana, Massa Ojol di Patung Kuda Bakar Ban hingga Lempar Petasan

banner 468x60

Radarjakarta.id | JAKARTA – Aksi Ribuan massa yang digelar oleh pengemudi ojek online (ojol) memanas pada Kamis (29/8/2024). Massa memblokade jalan, bakar ban dan hingga lempar petasan ke arah petugas yang bersiaga.

Pantauan Radarjakarta.id di lokasi, massa aksi dari Koalisi Ojol Nasional (KON) mulanya membakar sejumlah ban hingga banner. Mereka meminta perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dapat menemui dan menerima aspirasi dari massa.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam aksinya, para pengemudi ojek online meminta agar Kemenkominfo menerbitkan aturan baru terkait batas tarif bawah biaya pengantaran barang dan makanan.

Ketua Divisi Hukum KON Rahman Thohir mendesak agar Peraturan Kominfo Nomor 1 Tahun 2012 segera direvisi dengan menambahkan formulasi tarif biaya pengantaran.

Sebab, kata dia, aturan yang ada selama ini masih belum mengatur besaran layanan jasa pos komersial. Dengan demikian, besaran biaya dilakukan secara sepihak dari aplikator dan memberatkan para mitra.

“Karena dalam Pasal 1 ayat 5 Peraturan Kominfo tersebut menyatakan bahwa pemerintah tidak menetapkan layanan pos komersial yang berarti diserahkan kepada pasar,” imbuhnya.

Untuk menunjukkan kekecewaannya, massa aksi pada Kamis (29/8) ini membakar ban. Terpantau ada tiga ban yang dibakar di tiga titik yang berbeda. Mereka kecewa karena tak diberi akses mendekati Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Demonstran tidak hanya membakar ban, tapi ada pula dua orang yang mencoba membawa lari ban terbakar dan melemparkan ke barisan polisi.

Namun, karena beratnya, ban tersebut hanya terlempar sampai depan barier. Suasana semakin mencekam saat massa mulai melemparkan petasan.


Selain itu, mereka sempat melempari aparat dengan botol. Aparat kemudian meminta demonstran untuk tidak melempari mereka dan massa aksi lainnya agar tak terprovokasi.

Orator di mobil komando menenangkan massa aksi. Ia mengimbau massa aksi lainnya jangan terprovokasi. Mereka datang ke sini dengan damai.

Para sopir ojol dan kurir semoat tertahan. Mereka belum maju maupun mundur. Mereka hanya bisa berdemo di sekitar Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.| Andi Farida*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS.Ā Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.