Tak Ada Lagi Putus Sekolah, 2.512 Siswa Depok Ikuti Program Sekolah Swasta Gratis

banner 468x60

DEPOK, Radarjakarta.id  – Pemerintah Kota Depok terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh warganya. Melalui Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG), sebanyak 2.512 siswa telah resmi bergabung dalam program tersebut pada tahun ajaran 2025 ini.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Depok, Muhammad Yusuf, mengungkapkan bahwa dari total kuota yang disiapkan sebanyak 3.000 siswa, kini tersisa 488 kuota kosong.

“Dari tiga ribu kuota, ada sekitar 2.512 siswa yang sudah ikut program RSSG. Masih ada sekitar 488 kuota tersisa,” jelas Yusuf, Rabu (16/7/2025).

Program ini tersebar di 49 sekolah swasta di Kota Depok, dengan jumlah siswa yang beragam di tiap sekolah. Yusuf tak menampik bahwa penyebaran siswa RSSG masih belum merata.

“Memang ada sekolah yang sudah penuh kuotanya, sementara di sekolah lain jumlahnya masih sedikit,” ujarnya.

Sebagai upaya peningkatan kualitas program, Pemkot Depok menggandeng Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk memberikan pendampingan kepada sekolah-sekolah peserta RSSG.

“UNJ akan mendampingi pengembangan sistem pengajaran dan aspek lain di sekolah peserta RSSG. Ini bukan sekadar pengajaran harian, tapi bentuk pembinaan berkelanjutan,” jelas Yusuf.

Yusuf juga menegaskan bahwa siswa yang telah terdaftar akan tetap digratiskan biaya sekolah hingga lulus.

> “Program ini akan berlanjut di tahun depan, dan siswa yang naik ke kelas dua tetap digratiskan hingga tamat,” tegasnya.

Apresiasi dari Pemerhati Pendidikan

Program RSSG ini juga mendapat apresiasi luas dari kalangan pemerhati pendidikan. Salah satunya datang dari Indria, aktivis pendidikan dari Perempuan Gappura.

“Program ini sangat membantu warga kurang mampu agar tetap bisa menyekolahkan anaknya. Ini bentuk keberpihakan Pemkot Depok terhadap masyarakat bawah yang belum terakomodir di sekolah negeri,” kata Indria.

Ia menambahkan, lebih dari 2.000 siswa telah terbantu melalui program ini, dan diharapkan dapat memperluas akses ke pendidikan berkualitas secara lebih merata.

“Program ini transparan dan nyata dirasakan masyarakat. Tidak dilakukan diam-diam, dan jelas manfaatnya,” tambahnya.

Menurutnya, pengadaan sekolah swasta gratis juga menjadi solusi terhadap persoalan klasik setiap tahun, yaitu jumlah calon siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.

“Setiap tahun selalu muncul keluhan orang tua yang anaknya tidak diterima di sekolah negeri. Program RSSG ini menjawab persoalan itu dengan solusi konkret,” tegasnya.

Langkah Maju Pemkot Depok

Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis menjadi terobosan pendidikan yang membedakan pemerintahan Kota Depok saat ini dengan periode sebelumnya. Tidak hanya menjawab kebutuhan pendidikan, program ini juga menjadi bentuk nyata pengentasan masalah putus sekolah.

“Dengan program ini, tidak ada lagi alasan anak-anak Depok putus sekolah karena kendala biaya. Semua anak harus bisa sekolah,” tegas Indria.

Program ini dipastikan akan terus dikawal oleh berbagai elemen masyarakat agar tetap tepat sasaran dan berkelanjutan. | Aji*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.