Sumardji Resmi Mundur dari Manajer Timnas Usai SEA Games 2025

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id — Krisis besar di tubuh Tim Nasional Indonesia akhirnya memakan korban. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, resmi mengundurkan diri dari jabatan Manajer Timnas Indonesia dan seluruh tim kelompok umur, menyusul kegagalan pahit Garuda Muda di SEA Games 2025 Thailand.

Pengumuman mengejutkan ini disampaikan langsung Sumardji dalam konferensi pers di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (16/12/2025) malam, sesaat setelah PSSI secara resmi memutus kerja sama dengan pelatih Indra Sjafri.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Saya menyatakan mundur sebagai manajer Timnas, baik senior maupun kelompok umur, termasuk tim SEA Games,” ujar Sumardji dengan nada tegas.

Langkah mundur ini menjadi sinyal kuat bahwa PSSI sedang melakukan pembersihan besar-besaran pascakegagalan yang mencoreng wajah sepak bola nasional. Datang ke SEA Games 2025 dengan status juara bertahan, Timnas U-22 justru tersingkir di fase grup, kalah mengejutkan 0-1 dari Filipina dan hanya menang atas Myanmar—hasil yang tak cukup mengantar ke semifinal.

Sumardji mengakui dirinya ikut bertanggung jawab penuh atas kehancuran performa Garuda Muda. Karena itu, ia memilih menanggalkan jabatan manajer dan memusatkan seluruh energi untuk membenahi BTN, yang dinilainya akan menghadapi tantangan jauh lebih berat ke depan.

“Ke depan, pekerjaan BTN luar biasa berat. Saya harus fokus penuh agar Timnas bisa bangkit dan kembali ke jalur prestasi,” katanya.

Tak hanya Indra Sjafri yang disingkirkan dari kursi pelatih Timnas U-22. PSSI menegaskan, pemutusan kerja sama dilakukan secara total, termasuk peran Indra dalam struktur teknis federasi. Seluruh hak dan kewajiban kontrak, menurut Sumardji, akan diselesaikan secara profesional.

Soal pengganti Indra Sjafri maupun sosok Manajer Timnas Indonesia yang baru, Sumardji menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Penunjukan pelatih Timnas U-22 disebut akan menjadi satu paket dengan pelatih Timnas senior, dan tidak diumumkan dalam waktu dekat.

Sebagai catatan, Sumardji bukan sosok baru di Timnas. Ia telah menjadi Manajer Timnas sejak 2019, mendampingi berbagai kelompok usia, termasuk mengantar Indonesia meraih emas SEA Games 2023 di Kamboja. Namun, kegagalan SEA Games 2025 menjadi titik balik yang mengakhiri peran panjangnya di pinggir lapangan.

Kini, satu era resmi berakhir. Timnas Indonesia memasuki fase reset total, dengan harapan luka SEA Games 2025 menjadi pelajaran paling mahal menuju kebangkitan sepak bola nasional.|Daffa*

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.