JAKARTA BARAT, Radarjakarta.id — Dunia pendidikan Jakarta Barat kembali mendapat sorotan setelah Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat secara terbuka memberikan apresiasi tinggi terhadap gelaran BSI FLASH 2026 Kota Jakarta yang berlangsung di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cengkareng. Ajang ini dinilai bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan laboratorium pembentukan karakter pelajar.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Muchlis, perwakilan Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat, saat membuka resmi BSI FLASH 2026. Ia menegaskan bahwa pendidikan modern tidak boleh terjebak pada angka rapor dan ujian semata, tetapi harus memberi ruang luas bagi tumbuhnya mental, sportivitas, dan kepemimpinan pelajar.
“Sekolah tidak hanya mencetak siswa pintar, tapi juga manusia berkarakter. BSI FLASH memberi ruang nyata bagi pelajar belajar disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab,” tegas Muchlis dalam sambutannya.
Menurutnya, kompetisi olahraga antarpelajar adalah sarana paling efektif untuk menyalurkan energi generasi muda ke arah positif, sekaligus mencegah pelajar terjebak pada aktivitas negatif di luar sekolah. Lebih dari itu, ajang ini juga menjadi perekat persaudaraan antarsekolah di Jakarta Raya.
Muchlis menyebut, Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat secara konsisten mendorong sekolah-sekolah agar aktif mengikuti kegiatan non-akademik yang edukatif dan membangun mental juara, karena masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga kekuatan karakter.
“Ketika pelajar berkembang secara utuh akademik dan non-akademik mereka akan lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Tak hanya menyoroti peran pelajar, Sudin Pendidikan juga memberi pujian khusus kepada UBSI yang dinilai konsisten membuka ruang kolaborasi antara pendidikan tinggi dan sekolah menengah. Sinergi ini dianggap sebagai model ideal penguatan ekosistem pendidikan di perkotaan.
BSI FLASH 2026 Kota Jakarta sendiri diikuti puluhan tim pelajar dari berbagai sekolah yang berkompetisi dalam cabang bola voli, basket, dan futsal. Turnamen ini berlangsung selama 7–15 Januari 2026 dan menjadi bukti nyata bahwa kompetisi sehat mampu melahirkan prestasi sekaligus karakter.
Melalui ajang ini, Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat berharap sekolah tidak lagi dipandang sekadar tempat menghafal teori, melainkan ruang strategis untuk membentuk generasi muda yang tangguh, berprestasi, dan bermental juara. | Hendra*











