Bondowoso, RadarJakarta.id –
Sub Detasemen Polisi Militer V/3-6 Bondowoso aktif terlibat dalam Operasi Gabungan Penyakit Masyarakat (Pekat) bersama Satpol PP, Polres, Yonif 514/SY Kostrad, dan Kodim 0822. Operasi ini bertujuan menjaga ketertiban umum serta menekan praktik penyakit masyarakat seperti peredaran miras, perjudian, prostitusi, dan aksi premanisme di wilayah Bondowoso.
Kegiatan Razia Pekat dilaksanakan oleh gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP pada Senin malam (23/02/2026) sekitar pukul 21.00 WIB di sejumlah titik rawan Kabupaten Bondowoso.
Razia tersebut dipimpin langsung oleh Letda CPM Sholihin, selaku Komandan Subdenpom V/3-6, didampingi Provos Yonif 514/SY Kostrad, Provos Kodim 0822, Propam Polres Bondowoso, serta personel Satpol PP.
Dalam keterangannya, Letda CPM Sholihin menegaskan bahwa operasi gabungan ini dilaksanakan sebagai langkah cipta kondisi menjelang dan selama bulan suci Ramadhan.
“Melalui razia pekat ini, kami mengajak masyarakat untuk memperbanyak ibadah dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan. Tujuannya agar tercipta rasa aman, nyaman, dan situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Bondowoso,” ujarnya.
Pada pelaksanaannya, tim gabungan menyisir sejumlah hotel dan penginapan di pusat kota Bondowoso. Petugas menemukan satu pasangan yang bukan pasangan suami istri dan selanjutnya didata oleh pihak Satpol PP untuk diberikan pembinaan serta diminta meninggalkan penginapan.
Dalam operasi tersebut, Subdenpom berperan penting dalam penegakan disiplin, khususnya apabila ditemukan keterlibatan oknum TNI, serta mendukung penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan hukum pidana umum.
Operasi Pekat ini menjadi bentuk komitmen aparat gabungan dalam memberantas penyakit masyarakat, premanisme, dan potensi gangguan keamanan lainnya demi menciptakan lingkungan yang aman dan tertib bagi masyarakat Bondowoso.











