RADAR JAKARTA|Pasuruan – Dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil rutin melaksanakan tadarusan Al-Qur’an setiap hari setelah sholat Dhuha. Kegiatan yang berlangsung di aula blok hunian ini diikuti dengan penuh antusias oleh para warga binaan, terutama di bulan suci Ramadan, sebagai bentuk ibadah yang lebih khusyuk.
Tadarusan ini merupakan bagian dari pembinaan keagamaan yang diberikan kepada warga binaan. Tujuannya adalah untuk memperdalam pemahaman mereka terhadap Al-Qur’an serta membentuk karakter yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan. Selain itu, kegiatan ini juga menciptakan lingkungan yang lebih religius dan kondusif di dalam blok hunian.
Kasubsi Pelayanan Tahanan, Imron Rosyadi, mengapresiasi semangat warga binaan dalam mengikuti kegiatan ini. “Momentum ini adalah waktu yang tepat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah. Kami berharap kebiasaan baik ini tidak hanya dilakukan selama berada di balik jeruji, tetapi juga terus berlanjut setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Plt Kepala Rutan Bangil, Muhammad Faishol Nur, juga memberikan dukungannya terhadap kegiatan ini. “Kami mendukung penuh segala bentuk pembinaan keagamaan di Rutan Bangil. Tadarusan ini bukan hanya sarana untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga bagian dari upaya membangun kesadaran spiritual yang lebih baik bagi warga binaan,” kata Faishol.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga binaan semakin termotivasi untuk menjadikannya sebagai momen refleksi diri dan memperbaiki kualitas ibadah. Selain itu, suasana religius yang terbangun di dalam rutan diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih harmonis, baik bagi sesama warga binaan maupun petugas pemasyarakatan.
| Laporan: Eva*
Editor: Redaksi RadarJakarta










