SURABAYA, Radarjakarta.id – Upaya memperluas akses pasar bagi hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) memasuki babak baru. Kepala Rutan Kelas IIB Bangil, Yanuar Rinaldi, turut hadir dalam Sosialisasi Koperasi Sapalindo yang digelar di Aula M.D. Arifin Lapas Kelas I Surabaya, Rabu, 2 Juli 2025.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur dan diikuti seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur. Sosialisasi dibuka oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Jatim dan menghadirkan Direktur Koperasi Sapalindo, Gigih Guntoro, sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Gigih menjelaskan strategi distribusi dan pemasaran produk WBP melalui koperasi sebagai jalur terintegrasi. Model ini dinilai lebih efisien, akuntabel, serta mampu memberikan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan.
“Melalui Sapalindo, kami ingin menciptakan ekosistem koperasi yang mampu menjembatani karya WBP dengan pasar yang lebih luas. Ini adalah bagian dari transformasi sistem pembinaan,” ujar Gigih.
Karutan Bangil, Yanuar Rinaldi, menyambut positif inisiatif ini. Ia menilai kehadiran koperasi Sapalindo menjadi solusi konkret untuk meningkatkan daya saing produk hasil pembinaan.
“Kami siap berkolaborasi dan segera mengakselerasi pembinaan berbasis keterampilan. Harapannya, karya WBP bisa dikenal luas dan berkontribusi pada ekonomi kerakyatan,” kata Yanuar.
Rutan Bangil, lanjutnya, akan segera menyiapkan langkah nyata untuk mendukung pemasaran produk unggulan WBP, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional dan nasional.| Eva*
Strategi Baru Rutan Bangil: Distribusi Produk WBP Lewat Koperasi










