SEMARANG, Radarjakarta.id – Dukung terciptanya budaya keselamatan listrik, Srikandi PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta (PLN UP2B Jateng & DIY) turun langsung memberikan edukasi di SD Tahfidzul Qur’an Sahabat Keluarga, Dusun Jetis Tiga, Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
Sekolah ini terletak tak jauh dari Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), sehingga menjadi sasaran penting untuk diberikan edukasi mengenai kelistrikan.
Kegiatan bertajuk SEJUK (Sentuhan Edukasi PLN UP2B Jateng & DIY untuk Jangkauan Anak Negeri) bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat, khususnya siswa, guru, dan orang tua, mengenai tata cara menggunakan listrik secara bijak dan aman demi keselamatan bersama. Dua Srikandi PLN, yaitu Dian Aprilia Ratnasari dan Laeli Widyaningsih turun langsung memberikan edukasi.
Dian menyampaikan materi mengenai penggunaan listrik yang aman, risiko kecelakaan, dan bagaimana menjaga jarak yang aman dari Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET), demi keselamatan keluarga dan masyarakat.
“Edukasi kelistrikan dari PLN ini memang penting, apalagi sekolah kami dekat SUTT. Setelah kegiatan ini, kami jadi lebih paham apa saja yang boleh dan tidak boleh, demi menjaga keamanan dan keselamatan. Edukasi ini sangat berguna dan penting bagi masyarakat awam.” ujar Sarotun selaku Kepala SDTQ Sahabat Keluarga.
Selain aspek keamanan, perwakilan Srikandi PLN lainnya, Laeli memberikan edukasi mengenai aplikasi PLN Mobile, sebuah Super App yang memberikan kemudahan kepada masyarakat, bukan hanya untuk urusan kelistrikan seperti membayar tagihan dan membeli token tapi juga menyediakan marketplace dan fitur-fitur lain yang bermanfaat.
“Masih banyak masyarakat yang belum tahu bahwa PLN punya super app. Dengan PLN Mobile, semuanya lebih mudah, mulai dari kebutuhan listrik sampai hal-hal non-kelistrikan. Karena itulah saya ingin masyarakat lebih mengenalnya dan merasakan manfaatnya.” ujar Laeli.
Antusiasme peserta tampak jelas, seperti yang diungkap Agus, salah satu peserta, saat menunjukkan aplikasi PLN Mobile di ponselnya. Ia sudah mengunduh dan mendaftarkan empat ID pelanggan sekaligus, termasuk rumah orang tuanya. Agus mengungkapkan bahwa aplikasi ini memang berguna dan membuat semua hal yang berkaitan dengan PLN menjadi lebih mudah.
Melalui kegiatan SEJUK, Srikandi PLN tidak hanya memberikan edukasi, tapi juga menyampaikan pesan penting bahwa PLN selalu dekat dan peduli terhadap masyarakat. Dalam proses edukasi ini, peran keluarga dan masyarakat menjadi kunci penting demi terciptanya budaya keselamatan yang berkelanjutan.
“Dalam kegiatan ini, Srikandi PLN membuktikan bahwa perempuan mampu menjadi garda terdepan, bukan hanya di balik meja, tapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi dan inspirasi. Saya sangat mengapresiasi peran Srikandi PLN dalam kegiatan SEJUK ini,” ujar Munawwar Furqan selaku General Manager PLN UIP2B Jawa, Madura, dan Bali.
Ini menjadi langkah penting terciptanya masyarakat yang cerdas energi, peduli, dan mampu menjaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungannya. Dengan pendekatan edukatif, sinergi, dan kepedulian, PLN terus mewujudkan visi untuk menjadi perusahaan energi yang memberikan “cahaya” bagi bangsa.










