Soliditas TNI-Polri Wujudkan Pesan Menhan Sjafrie: Kerja Bersama-sama, Bersama-sama Bekerja

Soliditas TNI-Polri Wujudkan Pesan Menhan Sjafrie: Kerja Bersama-sama, Bersama-sama Bekerja
Soliditas TNI-Polri Wujudkan Pesan Menhan Sjafrie: Kerja Bersama-sama, Bersama-sama Bekerja
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Soliditas antara TNI dan Polri menjadi pemandangan yang menenangkan di tengah kegelisahan masyarakat pasca kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu.

Hal ini ditegaskan oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam konferensi pers usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kantor Presiden, Jakarta. Minggu, 31 Agustus 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Menhan Sjafrie menegaskan pedoman kerja yang menjadi landasan sinergi kedua institusi keamanan itu, yakni “Kerja bersama-sama dan bekerja bersama-sama.” Pesan ini langsung diwujudkan dalam tindakan nyata, di mana TNI dan Polri bahu membahu mengamankan ibu kota dan seluruh wilayah Indonesia, melampaui ego sektoral demi menjaga stabilitas nasional.

Kerusuhan sebelumnya telah menimbulkan dampak serius, tidak hanya melukai rasa aman masyarakat, tetapi juga menyebabkan kerugian materiil yang besar. Data aparat keamanan mencatat puluhan korban luka, sejumlah korban jiwa, serta kerusakan fasilitas umum bernilai ratusan miliar rupiah. Aktivitas perdagangan di pusat kota sempat lumpuh, transportasi publik terganggu, dan distribusi barang melambat. Kondisi ini menegaskan bahwa tanpa stabilitas keamanan, pembangunan ekonomi dan kesejahteraan rakyat akan terhambat.

Bimo Putranto, pendiri Rumah Keluarga Bersama (RKB), menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Menhan Sjafrie yang berhasil membangun soliditas efektif antara TNI dan Polri. “Beliau menyalakan kembali kepercayaan publik dan menjawab keinginan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembalikan stabilitas nasional,” ujarnya. Soliditas ini memberikan rasa aman yang sempat terkoyak akibat kerusuhan.

Secara konseptual, kekuatan negara tidak hanya diukur dari kekuasaan formal, melainkan dari kemampuannya melindungi rakyat. Konsep human security menegaskan bahwa keamanan adalah fondasi kesejahteraan; tanpa rasa aman, masyarakat tidak dapat beraktivitas secara produktif.

Soliditas TNI-Polri di bawah koordinasi Menhan Sjafrie menjadi contoh sinergi sipil-militer yang sehat di era demokrasi, di mana aparat tetap tegak namun berada dalam garis komando kepemimpinan sipil.

Momen ini juga melengkapi konsolidasi politik yang berlangsung di Istana, setelah para ketua partai politik dan tokoh penting, termasuk negarawan Megawati Soekarnoputri, hadir memberikan legitimasi politik dan moral. Kehadiran mereka mengingatkan bahwa negara harus berdiri di atas kepentingan rakyat, bukan kepentingan sesaat.

Dengan stabilitas keamanan yang kini terjaga, pemerintah memiliki ruang lebih luas untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Survei beberapa lembaga menunjukkan bahwa rakyat menaruh harapan pada tiga hal utama: stabilitas harga pangan, lapangan kerja, dan penegakan hukum yang adil. Keamanan yang terjaga memungkinkan pemerintah fokus pada pemulihan ekonomi rakyat kecil, memastikan keadilan sosial, serta mendorong reformasi institusi yang transparan dan berpihak pada publik.

Namun, stabilitas bukanlah tujuan akhir. Stabilitas adalah jalan menuju cita-cita lebih luhur: keadilan, kesejahteraan, dan persatuan bangsa. Inilah makna terdalam dari pesan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: “Kerja bersama-sama dan bekerja bersama-sama.” Sebuah panggilan untuk terus melangkah agar bangsa ini tidak hanya mampu menghadapi badai, tetapi juga tumbuh subur di bawah cahaya harapan.

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.