JAKARTA, Radarjakarta.id – Bayangkan serunya, ada 50 tim yang ikut bersaing di Maxim Independence Day Quiz 2025!.
Nah, media RadarJakarta.id beruntung bisa ngobrol langsung dengan salah satu tim peserta.
Dari obrolan santai itu, terselip semangat luar biasa yang bikin kita yakin bahwa anak muda Indonesia bisa terus berprestasi dan jadi inspirasi.
Semangat juang dan rasa ingin tahu yang menggebu terpancar jelas dari dua siswi kelas IX SMPN 131 Jakarta, Rumi Keira Nabilah dan Aline Malika Salsabila.
Tak hanya Rumi dan Aline, empat teman satu sekolah mereka: Khumaira, Halelya, Bintang, dan Riffat juga ambil bagian dalam kompetisi ini, menambah semarak perjuangan SMPN 131 Jakarta di ajang Maxim Independence Day Quiz 2025.
Mereka melangkah mantap ke Ruang Serbaguna Maxim Indonesia untuk mengikuti ajang bergengsi Maxim Independence Day Quiz 2025, sebuah kompetisi pengetahuan yang digelar perdana sebagai bagian perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-80.
Acara ini merupakan kolaborasi antara Maxim Indonesia dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, yang mengundang puluhan tim siswa berprestasi dari berbagai sekolah.
Formatnya menggabungkan konsep cerdas cermat dengan sentuhan teknologi modern, sehingga menghadirkan persaingan yang lebih seru dan menantang.
Dari total 50 tim peserta, hanya 20 tim terbaik yang akan melaju ke babak final, sebelum dipilih tiga pemenang utama.
Rumi dan Aline terpilih mewakili SMPN 131 bukan tanpa alasan. Rekam jejak keduanya di berbagai lomba membuat guru yakin akan kemampuan mereka.
Rumi pernah berlaga di Olimpiade Sains Nasional (OSN) ajang bergengsi yang dikenal melahirkan talenta terbaik di bidang sains dan menjadi batu loncatan menuju kompetisi internasional.
Sementara Aline aktif mengikuti kompetisi teka-teki kreatif yang melatih kemampuan berpikir “di luar kotak”.
Yang menarik, persiapan mereka kali ini terbilang singkat. “H-1 baru baca-baca lagi soal-soal seperti di lomba sebelumnya. Alhamdulillah masih ada ilmu yang nyangkut,” ujar Aline sambil tersenyum.
Meski demikian, keduanya tidak kehilangan optimisme. “Kami belum pernah juara, tapi semoga kali ini rezeki kami,” timpal Rumi.
SMPN 131 sendiri mengirimkan tiga tim dengan total enam peserta. Atmosfer di arena terasa jauh lebih intens dibanding cerdas cermat biasa, karena puluhan tim berlaga secara bersamaan.
Bagi Rumi dan Aline, kesempatan ini bukan sekadar mengejar piala, tetapi juga membangun rasa percaya diri, melatih mental kompetitif, dan memperluas wawasan. Tak hanya itu, keduanya bertekad untuk menjadi inspirasi bagi adik kelas di sekolah.
“Kami ingin membuktikan bahwa ikut lomba itu bukan hanya soal menang, tapi soal berani mencoba. Semoga teman-teman di sekolah bisa ikut berprestasi dan membawa nama baik SMPN 131,” ucap mereka penuh semangat, Jumat (15/8/2025) sore,
Dengan langkah penuh keyakinan, Rumi dan Aline siap menghadapi tantangan kuis ini, membawa harapan besar untuk pulang dengan kemenangan, dan meninggalkan jejak inspirasi bagi generasi penerus.










