RADAR JAKARTA | Jakarta – PLN siap menjaga keandalan pasokan listrik Masa Siaga Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H mulai pada tanggal 17 Maret 2025 s.d. 11 April 2025. Seluruh unit PLN meningkatkan kewaspadaan baik teknis dan non-teknis serta berkoordinasi di seluruh instalasi ketenagalistrikan.
Tak terkecuali PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban DKI Jakarta dan Banten (UP2B JKB) dan PLN Unit Bisnis Pembangkitan Priok (UBP Priok). Bersama-sama, dua unit PLN tersebut meningkatkan koordinasi dan bersinergi untuk memastikan keandalan pasokan listrik di pusat kegiatan Idul Fitri di Jabodetabek.
Sinergi ini merupakan bentuk nyata dari komitmen PLN sebagai upaya untuk menjaga pasokan listrik tetap stabil dan andal, agar masyarakat dapat memperingati Ramadhan dan Idul Fitri dengan tenang dan menyenangkan.
Manager PLN UP2B JKB, Santo Kardono, menegaskan bahwa sinergi kedua unit PLN ini menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas pasokan listrik selama periode siaga. Melalui koordinasi antara PLN UP2B JKB dan PLN UBP Priok, berbagai langkah teknis dan non-teknis juga telah dirancang secara matang.
“Kami telah menyusun strategi operasional yang matang dan siap mengawal sistem kelistrikan. Dengan koordinasi yang intens bersama PLN UBP Priok dan dengan kesiagaan penuh, kami optimis dapat menjaga keandalan listrik bagi masyarakat,” ujar Santo.
Tim gabungan telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi listrik selama periode siaga. Sinergi kedua unit PLN ini tidak hanya sebatas koordinasi rutin, tetapi juga membahas strategi teknis dalam pemantauan real-time sistem kelistrikan, kesiapan pembangkit, serta mitigasi gangguan.
Tim gabungan telah bersiap siaga selama 24 jam penuh guna mengantisipasi terjadinya gangguan yang berarti. Apabila terdapat tantangan dalam sistem kelistrikan, proses pemulihan dapat berlangsung secara cepat dan tepat sehingga masyarakat beribadah dan merayakan Idul Fitri dengan nyaman tanpa hambatan listrik.
Sementara itu, General Manager PLN UBP Priok, Buyung Arianto menyatakan bahwa pihaknya telah meningkatkan kesiapan pembangkit agar dapat beroperasi secara optimal selama masa siaga ini.
“PLN UBP Priok berkomitmen penuh untuk memastikan ketersediaan daya yang cukup dan menjaga stabilitas sistem kelistrikan. Kami juga telah melakukan pemeliharaan preventif guna menghindari potensi gangguan serta tidak melakukan pekerjaan yang terencana selama periode siaga,” jelas Buyung.
Di kesempatan lainnya, General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan sangat mengapresiasi sinergi kedua unit PLN.
Munawwar menyatakan bahwa sinergi ini merupakan bentuk nyata dari komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama di momen penting seperti Ramadhan dan Idul Fitri.
“Dengan kesiapan maksimal dan kerja sama strategis ini, PLN memastikan pasokan listrik yang andal dan berkualitas, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idul Fitri dengan penuh ketenangan dan kebahagiaan,” ungkap Munawwar.
Tak lupa, Munawwar menghimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara bijak serta segera melaporkan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123 agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan efisien.











