SEVENTH STARS Perkenalkan Artis Perdana, Diva Ramaniya Rilis “Tempat Berlabuh”

SEVENTH STARS Perkenalkan Artis Perdana, Diva Ramaniya Rilis “Tempat Berlabuh”
SEVENTH STARS Perkenalkan Artis Perdana, Diva Ramaniya Rilis “Tempat Berlabuh”
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Label musik baru SEVENTH STARS resmi meluncurkan penyanyi perdananya, Diva Ramaniya, melalui single debut berjudul “Tempat Berlabuh” di Gajah Mada Plaza Mall Jakarta Pusat pada Minggu, 11 Januari 2026.

Peluncuran ini menandai langkah awal SEVENTH STARS sebagai label yang digawangi Haris The Brothers dan Ryan Toding, dengan fokus pada pengembangan artis berbasis karakter vokal dan orisinalitas karya.

Single “Tempat Berlabuh” mengusung genre pop balada dengan nuansa tenang dan emosional. Lagu ini bercerita tentang keikhlasan melepaskan, memberi ruang, dan tetap percaya. Metafora berlayar dan pulang digunakan untuk menggambarkan hubungan yang tidak dibangun atas dasar kepemilikan, melainkan keyakinan.

“Lagu ini memang aku tulis dari perasaan cinta. Tapi aku ingin siapa pun yang mendengarnya bisa menemukan ceritanya sendiri entah tentang pasangan, rindu, atau seseorang yang pernah menjadi tempat pulang,” ujar Diva Ramaniya.

Menariknya, lagu tersebut merupakan karya cipta Diva sendiri. Sebagian besar lirik, termasuk bagian chorus dan bridge, ditulis dalam satu malam, meski proses pengembangannya berlangsung hampir dua tahun. Salah satu potongan lirik yang menjadi benang merah lagu ini berbunyi, “Setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya.”

Single ini diproduseri oleh Haris The Brothers dengan Deril Matahelumual sebagai Music Director. Haris juga berperan sebagai vocal director, mendampingi Diva sejak tahap workshop hingga rekaman final yang diselesaikan dalam waktu tiga hari.

Haris The Brothers mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Diva berawal secara organik. Warna vokal Diva yang kerap disebut mirip Raisa hingga Bernadya oleh lingkungan terdekatnya mendorong Diva untuk menekuni musik secara serius. Dukungan orang tua menjadi pintu awal, hingga akhirnya Haris tertarik setelah melihat unggahan latihan vokal Diva di media sosial.

“Diva bukan sekadar punya suara bagus. Dia cepat menangkap ide, terbuka dalam proses kreatif, dan punya karakter vokal yang kuat. Pop balada seperti ini harus tetap ada,” ujar Haris.

Deril Matahelumual menambahkan, aransemen lagu dirancang minimalis agar vokal Diva menjadi fokus utama. “Kami ingin pesannya sampai dan emosinya terasa tanpa berlebihan,” katanya.

Sebagai artis pertama SEVENTH STARS, Diva Ramaniya menjadi proyek utama pengembangan label tersebut. SEVENTH STARS hadir sebagai wadah bagi musisi dengan identitas kuat, tanpa harus mengikuti pakem industri besar atau ajang pencarian bakat.

“Fokus kami membangun artis dari fundamental yang kuat dan visi jangka panjang,” tegas Haris.

Saat ini, Diva telah menyiapkan sekitar lima hingga sembilan lagu, dan “Tempat Berlabuh” dipilih sebagai single perdana karena paling merepresentasikan identitas musikalnya. Ke depan, Diva menargetkan perilisan single lanjutan sebelum merilis mini album atau EP.

Single “Tempat Berlabuh” kini telah resmi dirilis dan dapat dinikmati di berbagai platform musik digital, termasuk Spotify dan YouTube, melalui label SEVENTH STARS.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.