Serangan Udara Israel Guncang Lebanon, Ratusan Tewas

banner 468x60

LEBANON, Radarjakarta.id – Gelombang serangan udara besar-besaran kembali mengguncang Lebanon pada Selasa (7/4/2026), ketika militer Israel melancarkan operasi yang disebut sebagai salah satu serangan paling intens dalam konflik terbaru. Dalam hitungan menit, ratusan target militer di berbagai wilayah dihantam, memicu kehancuran luas dan korban jiwa dalam jumlah besar.

Militer Israel (IDF) menyatakan bahwa lebih dari 100 pusat komando dan fasilitas militer Hizbullah dihantam hanya dalam waktu sekitar 10 menit. Serangan terfokus di pinggiran selatan Beirut, Lebanon selatan, hingga Lembah Bekaa bagian timur, yang menjadi titik panas pertempuran berkepanjangan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sedikitnya 182 orang tewas dan sekitar 890 lainnya terluka, sementara angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses evakuasi dan pencarian korban di reruntuhan bangunan yang hancur. Serangan ini memperdalam daftar panjang korban sejak eskalasi konflik beberapa pekan terakhir.

Di tengah situasi yang semakin tegang, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa kesepakatan gencatan senjata dengan Iran tidak mencakup Hizbullah di Lebanon, memicu ketegangan diplomatik baru. Sementara itu, Iran melalui Korps Garda Revolusi (IRGC) memperingatkan akan memberikan “respons yang menimbulkan penyesalan” jika serangan terhadap Lebanon terus berlanjut.

Ketegangan juga meningkat setelah adanya perbedaan pernyataan terkait isi gencatan senjata yang dimediasi pihak internasional. AS dan Israel menegaskan Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan, sementara Hizbullah menegaskan berhak membalas setiap serangan yang menyasar wilayahnya dan pendukungnya.

Di lapangan, situasi kemanusiaan semakin memburuk. Ribuan warga terpaksa mengungsi, banyak desa di perbatasan hancur, dan fasilitas umum seperti sekolah kini berubah menjadi tempat penampungan darurat yang penuh sesak. Di tengah puing-puing Beirut, tim penyelamat terus mencari korban dengan kondisi yang memilukan.

Konflik yang terus meluas ini menambah kekhawatiran dunia internasional akan potensi perang yang lebih besar di kawasan Timur Tengah, terutama dengan meningkatnya keterlibatan berbagai kekuatan regional dan ancaman aksi balasan yang belum mereda.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.