JAKARTA, Radarjakarta.id – Rangkaian senam SKJ selama 30 menit tiap pagi sebelum pelajaran kini rutin diterapkan di banyak SD di DKI Jakarta. Dilaksanakan pukul 07.00 – 07.30, tujuan utamanya adalah meningkatkan daya tahan tubuh dan kesiapan belajar siswa.
–Manfaat Signifikan
– Meningkatkan stamina & daya tahan tubuh
– Mengurangi kantuk dan kejenuhan
– Meningkatkan konsentrasi di kelas
– Membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini
– Melatih koordinasi & kelenturan tubuh
– Orang tua dan guru menyatakan dukungan penuh karena semangat dan kesehatan anak lebih terjaga saat belajar.

Landasan Hukum & Surat Edaran Resmi
1. SE Direktur Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen – Nomor 4447/C/HK.04.04/2023, 16 Mei 2023
Menginstruksikan penerapan Kampanye Sekolah Sehat dengan fokus “sehat fisik” melalui senam SKJ minimal seminggu sekali, serta peregangan antar jam pelajaran dan optimalisasi kegiatan jasmani intrakurikumuler maupun ekstrakurikuler.
2. Gerakan Sekolah Sehat – Kemendikbudristek
Diramaikan pada Agustus 2023, mencakup pelaksanaan SKJ di sekolah-sekolah sebagai bagian dari “sehat fisik, gizi, dan imunisasi” .
3. Panduan SKJ Pelajar (2021–2023)
Berikut poin penting panduan resmi SKJ:
Tiga tahapan: pemanasan, gerakan inti, dan pendinginan
Pemanasan: kepala digerakkan, angkat bahu, jalan di tempat dengan pernapasan
Gerakan Inti: kaki dan tangan bergerak dinamis (contoh: tepukan tangan dan putaran lengan)
Pendinginan: perenggangan lengan dan kaki, ditutup dengan tarikan napas dan penanaman relaksasi

Panduan Lengkap Pelaksanaan SKJ 30 Menit
Tahap Durasi Detail Kegiatan
Pemanasan 8–10 menit Kepala, leher, bahu & pinggul – peregangan dinamis diiringi pernapasan
Gerakan Inti 15–18 menit Jalan di tempat, tepukan tangan/kaki, putaran lengan, lompat kecil, kombinasi koordinatif
Pendinginan 5–7 menit Peregangan statis (lengan, kaki, punggung) + relaksasi berbasis napas
Panduan ini mengikuti struktur:
1. Pemanasan untuk menaikkan suhu tubuh, tingkatkan fleksibilitas
2. Gerakan Inti fokus aerobik dan koordinasi
3. Pendinginan untuk menurunkan laju degup jantung dan mencegah cedera

Integrasi Kurikulum & Profil Pelajar Pancasila
Program ini mendukung konsep Merdeka Belajar dan penguatan Profil Pelajar Pancasila, di mana aspek psikomotorik (olahraga) diseimbangkan dengan afektif dan kognitif. Disiplin dan kemandirian diasah melalui rutinitas harian yang positif.
Dengan dasar SE nomor 4447/C/HK.04.04/2023 dan panduan SKJ yang sistematis, senam resmi selama 30 menit setiap pagi terbukti memberikan manfaat besar bagi fisik, konsentrasi, sekaligus membentuk karakter disiplin. Para guru, orang tua, dan Dinas Pendidikan mendukung penuh agar SKJ menjadi budaya kesehatan yang melekat di lingkungan sekolah. | Hendra*











