Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini mengasah soft skill siswa seperti kepemimpinan, tanggung jawab, dan kerja sama tim, keterampilan penting yang akan mereka bawa ke dunia akademik maupun kehidupan sosial.
Tahun ini, SATASCUP 2025 mempertandingkan tiga cabang olahraga unggulan, yaitu futsal, voli, dan e-sport Mobile Legends.
Cabang futsal diikuti 32 tim dari berbagai sekolah. Cabang voli diikuti 8 tim tangguh.
Sementara Mobile Legends juga menghadirkan 32 tim gamer pelajar yang siap bertarung secara sportif di dunia digital.
Berbeda dari tahun sebelumnya, cabang bola basket sementara ditiadakan karena lapangan masih dalam tahap renovasi yang berdekatan dengan area masjid sekolah.
Sebagai sekolah yang dikenal aktif dan berprestasi, SMPN 131 Jakarta terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi siswa, baik di bidang akademik, seni, maupun olahraga.
Melalui SATASCUP 2025, sekolah ini ingin menjadi pionir kegiatan positif antar sekolah di wilayah Jagakarsa dan sekitarnya.
Lebih dari Sekadar Kompetisi, SATASCUP adalah Cermin Semangat Generasi Muda
“Kami ingin SATASCUP 2025 menjadi ruang untuk tumbuh bersama, berbagi semangat, dan memperkuat karakter pelajar Jakarta,” ujar Samuel.
Berdasarkan laporan dari panitia melalui Ananda Rumi, hingga Minggu, 5 Oktober 2025, semangat kompetisi masih membara di setiap cabang.
Cabang Voli: Tiga tim telah memastikan langkah ke babak berikutnya, sementara dua tim lain masih berjuang sengit untuk tiket terakhir.
Cabang Futsal: Sebanyak 13 tim sudah melaju ke babak selanjutnya, menyisakan tiga tiket menuju 16 besar.
Cabang Mobile Legends: Delapan tim terbaik berhasil menembus perempat final, siap adu strategi dan kekompakan di arena digital.
Bagi seluruh peserta, setiap peluh yang menetes di lapangan maupun di dunia e-sport adalah bukti perjuangan dan kerja keras.
Kemenangan bukan hanya soal piala, melainkan tentang proses belajar, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah yang akan membentuk karakter masa depan.
“Harapan kami, SATASCUP 2025 bukan hanya kompetisi, tetapi juga ruang bagi siswa untuk mengasah potensi, memperluas pertemanan, dan belajar menjadi pemimpin yang berintegritas,” pungkas Samuel optimistis.
Dengan semangat kebersamaan, SATASCUP 2025 menjadi bukti nyata bahwa dunia pendidikan bukan hanya tentang pelajaran di kelas, tetapi juga tentang membangun karakter dan menumbuhkan jiwa juang yang tak pernah padam.|Guffe











