JAKARTA, RadarJakarta.id — Lebih dari 35 tahun pengabdian, Sanny Suharli menjadi simbol kepemimpinan kemanusiaan lewat Rotary International, organisasi global yang fokus pada pelayanan sosial dan pembangunan masyarakat.
Tahun 2024, ia dilantik di Orlando, Florida, AS, sebagai Gubernur Rotary Indonesia Distrik 3410 periode 2025–2026, yang mencakup wilayah barat Indonesia — dari Yogyakarta hingga Aceh dan Kalimantan.
Namun, perjalanannya tak mudah. Ia memulai dari nol dengan tekad kuat untuk membantu sesama.
“Tantangan terbesar manusia adalah dirinya sendiri. Kalau tidak bergerak, takkan ada perubahan,” ujarnya.
Dari Sanitasi hingga Kesehatan Ibu dan Anak
Sanny menggagas berbagai program sosial berdampak luas, mulai dari pembangunan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) di wilayah miskin sanitasi hingga Klinik Bidan Desa di Medan yang menekan angka kematian ibu dan bayi.
“Kami ingin memastikan semua orang mendapat layanan kesehatan yang layak,” katanya.
Program-program tersebut berjalan sejalan dengan tujuh fokus Rotary International: air bersih, kesehatan ibu-anak, pencegahan penyakit, pendidikan, ekonomi masyarakat, lingkungan, dan perdamaian.
Rotary dan Perang Melawan Polio
Rotary telah menyumbang lebih dari 400 juta dolar AS per tahun untuk program kemanusiaan global, termasuk pemberantasan polio.
“Indonesia bebas polio, tapi perjuangan belum selesai. Rotary akan terus bekerja hingga dunia benar-benar bebas,” tegasnya.
Menggerakkan Generasi Muda dan Akses Air Bersih
Bagi Sanny, tantangan kemanusiaan terbesar adalah rendahnya kesadaran untuk peduli. Ia pun mendorong anak muda agar aktif berbuat baik.
“Kalau hanya sibuk dengan diri sendiri, dunia tidak akan berubah,” ujarnya.
Kini ia memimpin proyek nasional air bersih bersama pemerintah dan mitra internasional.
“Dengan UMR lima juta, tidak semua bisa membeli air minum layak. Ini masalah serius yang harus diselesaikan,” jelasnya.
Unite for Good — Bersatu untuk Kebaikan
Dengan semangat “Unite for Good”, Sanny mengajak dunia bersatu demi kemanusiaan.
“Berbagi tidak harus menunggu kaya. Senyum dan kepedulian juga bisa mengubah hidup seseorang,” tutupnya.***
Sanny Suharli, Gubernur Rotary Indonesia yang Inspiratif










