Sampah Menumpuk di Ciputat–Serpong, Pemkot Tangsel Lakukan Penanganan Bertahap

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id — Tumpukan sampah di sejumlah titik kawasan Ciputat hingga Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi perhatian masyarakat. Kondisi tersebut menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan, sehingga memicu keluhan warga dan sorotan publik.

Berdasarkan pantauan Radarjakarta.id di lapangan, Sabtu (13/12/2025), tumpukan sampah terlihat di trotoar kolong flyover Ciputat menuju Pamulang. Sampah yang menumpuk hingga mendekati pagar pembatas pedestrian tersebut mengganggu akses pejalan kaki serta menimbulkan kesan kumuh di ruang publik.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sampah yang menumpuk terdiri dari berbagai jenis, mulai dari sampah rumah tangga, potongan kayu, hingga barang bekas seperti kasur. Bau menyengat tercium terutama pada siang hari. Untuk mengurangi dampak sementara, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menutup tumpukan sampah dengan terpal dan melakukan penyemprotan cairan pengurang bau.

Pada Senin (15/12/2025) malam, petugas kebersihan mulai melakukan pengangkutan sampah di beberapa titik. Di area taman kecil depan Masjid Agung Al Jihad, Ciputat, sampah telah dibersihkan, meski masih tersisa sejumlah kantong sampah di sekitar lokasi.

Sejumlah warga menyatakan kondisi di lapangan mulai membaik, meski bau belum sepenuhnya hilang.

“Pengangkutan memang sudah ada, tapi baunya masih terasa,” ujar Rani (38), pedagang asongan di sekitar flyover Ciputat. Ia menyebut petugas datang menggunakan truk pengangkut sekitar pukul 23.00 WIB.

Warga lainnya berharap penanganan tidak hanya bersifat sementara. Riki (41), pedagang buah di Pasar Ciputat, menilai kawasan tersebut seharusnya tidak dijadikan lokasi pembuangan sampah liar.

“Kalau tidak ada pengawasan dan tindakan tegas, khawatirnya akan terulang lagi,” ujarnya.

Hingga Selasa (16/12/2025) siang, sebagian tumpukan sampah di kolong flyover Ciputat masih terlihat tertutup terpal dan belum seluruhnya diangkut. Di beberapa titik lain sepanjang Ciputat–Pamulang, sampah dalam kantong plastik juga tampak menumpuk selama beberapa hari.

“Sudah beberapa hari belum diangkut,” kata Sarman, warga setempat.

Kondisi serupa juga ditemukan di wilayah Serpong, antara lain di sekitar Kantor DPRD Kota Tangerang Selatan dan Puskesmas Serpong. Pemerintah daerah menyatakan penanganan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan armada dan jadwal pengangkutan.

Warga berharap Pemkot Tangsel dapat meningkatkan pengelolaan sampah secara menyeluruh, termasuk pengawasan pembuangan liar dan optimalisasi pengangkutan, agar permasalahan sampah di ruang publik dapat ditangani secara berkelanjutan dan tidak kembali terulang.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.