Kondisi ini menunjukkan bahwa perjuangan untuk mewujudkan demokrasi yang sejati masih panjang. Peran media massa dan organisasi dalam mendukung ajaran marhaenisme sangat penting.
Media massa harus berfungsi sebagai pengawas yang kritis terhadap kebijakan pemerintah dan sebagai platform untuk menyuarakan aspirasi rakyat.
Organisasi masyarakat sipil juga harus aktif dalam memperjuangkan hak-hak rakyat dan memastikan bahwa kepentingan mereka tidak diabaikan.Untuk membangun demokrasi yang kuat, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi harus menjadi prioritas utama. Tingkat pendidikan yang rendah akan menghambat partisipasi aktif masyarakat dalam proses demokrasi. Oleh karena itu, pemerintah harus berinvestasi dalam pendidikan yang berkualitas dan merata bagi semua lapisan masyarakat.
Pendidikan tidak hanya tentang pengetahuan akademis, tetapi juga tentang kesadaran politik dan sosial. Pemberdayaan ekonomi juga sangat penting. Masyarakat yang mandiri secara ekonomi akan memiliki daya tawar yang lebih tinggi dalam proses demokrasi. Mereka tidak mudah terjebak dalam politik uang atau janji-janji kosong dari politisi. Oleh karena itu, pemerintah harus mendorong pengembangan usaha kecil dan menengah, menyediakan akses yang lebih baik terhadap modal dan pelatihan, serta menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif.
Pemimpin yang sejati bukan hanya sebagai dealer, tetapi sebagai agen perubahan yang memiliki visi dan misi jelas untuk membangun kesejahteraan rakyat. Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan untuk menggerakkan masyarakatnya, membangun semangat gotong-royong, dan bekerja keras untuk mencapai tujuan bersama.
Pemimpin yang efektif adalah pemimpin yang mampu menginspirasi dan memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerahnya. Pemimpin juga harus berlomba-lomba untuk memberikan yang terbaik bagi rakyatnya.
Mereka harus bersaing dalam hal inovasi, pelayanan publik, dan pencapaian kesejahteraan masyarakat. Persaingan yang sehat antara pemimpin akan mendorong peningkatan kualitas pemerintahan dan pelayanan publik. Masyarakat juga harus memiliki kesadaran bahwa demokrasi yang berkualitas hanya akan terwujud jika mereka aktif berpartisipasi dalam proses politik.
Mereka harus menggunakan hak pilih mereka dengan bijak, memilih pemimpin yang benar-benar memiliki komitmen untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Masyarakat harus kritis terhadap janji-janji politik dan tidak mudah terpengaruh oleh politik uang.











