MEDAN, Radarjakarta.id — Dunia peradilan diguncang kabar mengejutkan. Rumah pribadi Hakim Khamozaro Waruwu, sosok yang tengah memimpin sidang kasus korupsi proyek jalan di Sumatera Utara, hangus dilalap api saat dirinya masih berada di ruang sidang Pengadilan Negeri Medan, Selasa (4/11).
Peristiwa ini sontak membuat geger lingkungan Komplek Taman Harapan Indah, Medan Selayang, tempat kediaman sang hakim berada. Api dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 10.43 WIB, dan baru berhasil dipadamkan sekitar 11.18 WIB oleh petugas pemadam kebakaran dibantu warga.
Rumah Kosong, Api Muncul 20 Menit Setelah Istri Pergi
Menurut keterangan warga, rumah dalam keadaan kosong saat kebakaran terjadi. Istri hakim baru meninggalkan rumah sekitar 20 menit sebelum kobaran api terlihat.
Seluruh isi rumah mulai dari dokumen penting, pakaian dinas, perhiasan istri, hingga barang milik anak-anak hangus tak tersisa.
“Saat saya sedang memimpin sidang, tetangga menelepon, bilang rumah saya terbakar. Saya langsung tutup sidang dan minta diantar petugas keamanan naik motor,” tutur Khamozaro dengan suara bergetar.
Rumah yang Dicicil Sejak 2019 Ludes Total
Setibanya di lokasi, sang hakim hanya bisa terpaku melihat rumah yang dicicilnya sejak 2019 berubah jadi abu.
“Dokumen saya, anak-anak, baju dinas, semua habis. Saya tidak mau berspekulasi dan sudah melapor ke polisi,” ujarnya tegas.
Kebakaran itu membuat kerugian ditaksir ratusan juta rupiah, meski tidak ada korban jiwa. Polisi kini masih menyelidiki sumber api yang memicu tragedi ini.
Tetap Tegak: Saya Tak Akan Mundur Menegakkan Hukum
Dalam pernyataannya malam hari, Hakim Khamozaro mengaku syok namun tidak gentar.
“Saya katakan pada pimpinan, saya tidak akan pernah mundur. Kalau ini ujian, biarlah Tuhan pakai saya lebih kuat lagi. Hidup ini hanya sebentar,” katanya penuh keyakinan.
Pernyataan itu memicu gelombang dukungan publik di media sosial. Banyak netizen menilai peristiwa ini bukan kebetulan, mengingat sang hakim sedang menangani kasus korupsi besar di lingkungan Dinas PUPR Sumatera Utara.
Kasus Besar yang Tengah Disidangkan
Khamozaro merupakan ketua majelis hakim Tipikor PN Medan yang menangani perkara dugaan korupsi proyek jalan di Sumut, menyeret nama mantan Kadis PUPR Sumut Topan Ginting, Dirut PT Dalihan Na Tolu Group Akhirun Piliang alias Kirun, dan Rayhan Dulasmi dari PT Rona Mora.
Di tengah sorotan tajam publik terhadap kasus itu, kebakaran rumah sang hakim kian menimbulkan tanda tanya besar. Meski begitu, Khamozaro menegaskan akan tetap fokus memimpin sidang hingga tuntas.
Polisi Bergerak Cepat Selidiki Penyebab Kebakaran
Kapolsek Sunggal memastikan pihaknya sudah menerima laporan resmi dan menurunkan tim Inafis untuk menyelidiki penyebab kebakaran.
“Semua kemungkinan masih kita dalami,” kata seorang petugas kepolisian.
Publik Dukung Hakim Berintegritas
Di berbagai platform, warganet ramai menyuarakan dukungan dengan tagar #DukungHakimBerani dan #KeadilanUntukSumut.
Mereka memuji sikap Khamozaro yang tetap tegar meski kehilangan rumah dan seluruh harta benda.
“Rumah bisa terbakar, tapi integritas jangan pernah padam,” tulis salah satu komentar yang viral di X (Twitter).***











