Ribuan Aparat Robohkan Markas GRIB, Sarang Narkoba Terbongkar

banner 468x60

MEDAN, Radarjakarta.id  – Markas DPD GRIB Jaya Sumatera Utara (Sumut) di Jalan Sei Petani, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (14/8/2025) siang, dirobohkan oleh ribuan personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP. Lokasi tersebut diduga menjadi hiburan malam ilegal bernama Marcopolo sekaligus sarang peredaran narkoba, yang membuat geram pemerintah daerah dan masyarakat Medan.

Ketegangan sempat terjadi ketika ratusan anggota GRIB Jaya, termasuk Sekjen DPP Zulfikar, berdebat dengan aparat di depan pagar markas. Ketua DPD GRIB Jaya Sumut, Samsul Tarigan, tidak hadir karena sedang ditahan Kejari Binjai terkait kasus penguasaan lahan.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution tampak memimpin jalannya pembongkaran. “Hari ini kami bersama seluruh Forkopimda Sumatera Utara menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait penyalahgunaan narkoba di lokasi yang tidak memiliki izin resmi, baik izin bangunan maupun izin hiburan malam,” ujar Bobby di lokasi.

Bobby menegaskan bahwa berdasarkan informasi Kapolda Sumut, lokasi tersebut menjadi pusat jual beli narkoba. Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan bila mengetahui adanya sarang narkoba lain di wilayah Sumut.

Alat berat yang telah disiapkan segera dimasukkan, meski mendapat perlawanan dari pihak GRIB Jaya. Bangunan akhirnya berhasil diratakan, dan anggota GRIB dipukul mundur aparat.

Di sisi lain, Sekjen DPP GRIB Jaya, Zulfikar, mengaku tidak mengetahui adanya Marcopolo maupun peredaran narkoba di markas. “Setelah kepolisian menunjukkan bukti yang tidak bisa dibantah, organisasi GRIB melepaskan diri dari hal ini,” jelasnya. Zulfikar menambahkan bahwa awalnya lokasi tersebut hanyalah kantor GRIB yang diresmikan Ketua Umum Hercules tahun lalu.

Menurut Zulfikar, pihaknya baru mendapat informasi pembongkaran pada Rabu malam dan tiba di Sumut pagi hari Kamis. Ia menegaskan Marcopolo sama sekali tidak terkait dengan GRIB Jaya dan tidak ingin merespons lebih jauh.

Aksi dramatis ini menjadi sorotan nasional karena menyingkap praktik hiburan malam ilegal dan jaringan narkoba yang berkedok markas ormas. Kehadiran lengkap Forkopimda Sumut, termasuk Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto, Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto, Kajati Sumut Harli Siregar, serta kepala daerah dari Deli Serdang, Binjai, dan Langkat, menegaskan keseriusan pemerintah menindak praktik ilegal yang meresahkan masyarakat.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.