Menurut laporan WTI 2024, Indonesia berada di peringkat ke-51 dengan skor 18, yang termasuk dalam kategori low-impact. Capaian ini mencerminkan keberhasilan Indonesia dalam menangani ancaman terorisme, dengan nihil serangan teroris selama dua tahun terakhir.
“Keberhasilan Indonesia dalam mempertahankan zero terrorist attack merupakan hasil dari kolaborasi yang solid antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat,” ujar I Made Wisnu Wardhana, Ph.D, dalam laporan khusus.
Laporan khusus WTI juga menyajikan refleksi mendalam dari sejumlah kontributor, seperti Zora A. Sukabdi, Ph.D, dan Dr. Sapto Priyanto, yang membahas program deradikalisasi dan rehabilitasi. Sementara itu, Dr. Amanah Nurish mengulas peran perempuan dalam jaringan terorisme.
Dengan peluncuran World Terrorism Index, ReCURE berharap laporan ini dapat menjadi referensi strategis bagi berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan dunia yang lebih aman dan damai.
“Melalui WTI, kami ingin memperkuat pemahaman global terhadap ancaman terorisme dan mendorong kolaborasi internasional dalam upaya pencegahannya,” tutup Garnadi Walanda.











