JAKARTA, Radarjakarta.id — Sidang lanjutan perceraian pasangan top Indonesia, Raisa Andriana dan Hamish Daud, kembali digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (17/11/2025). Namun, yang muncul di ruang sidang justru bukan dua nama besar itu melainkan kursi kosong yang seolah ikut berbicara. Keduanya kompak tidak hadir dan hanya diwakili tim kuasa hukum.
Kuasa hukum Raisa, Putra Lubis, akhirnya buka suara soal ketidakhadiran sang penyanyi. Menurutnya, Raisa tengah memiliki agenda penting dan “konsentrasi tersendiri” yang membuatnya tidak bisa muncul di sidang. “Ada kegiatan dan hal-hal yang menjadi concern beliau,” ujar Putra di depan awak media.
Spekulasi langsung merebak: Apakah Raisa galau? Ragu? Menahan perasaan? Pertanyaan-pertanyaan itu langsung dilemparkan wartawan. Putra Lubis justru tersenyum kaku, menjawab singkat, “Aduh… itu saya yang susah jawab. Kalau sudah bicara soal galau, saya bingung,” katanya sambil menghindari menggali ranah personal kliennya.
Meski begitu, sang kuasa hukum memastikan bahwa gugatan cerai ini tidak beraroma konflik. Putra menegaskan bahwa proses perceraian berjalan damai, bahkan disepakati kedua belah pihak untuk dilakukan secara baik-baik. Isu orang ketiga yang sempat ramai dibantah tegas oleh pihak Hamish maupun Raisa.
“Perpisahannya baik-baik. Bukan saya saja yang bilang, Mas Hamish juga menyampaikan hal yang sama,” tuturnya.
Yang menarik, bukan hanya Raisa yang tak tampak. Hamish Daud pun dua kali absen dari sidang cerai. Namun, kuasa hukum Raisa enggan mengomentari detail ketidakhadiran sang aktor. “Faktanya memang beliau tidak hadir. Itu saja,” ucapnya singkat.
Di balik jarak yang kian melebar, keduanya justru sepakat menjaga satu hal: hubungan baik demi putri mereka, Zalina Raine Wyllie. Menurut Putra, komunikasi Raisa dan Hamish masih terjalin lancar. “Fokusnya sekarang adalah membesarkan anak dan menjaga hubungan yang sehat,” tegasnya.
Perceraian Raisa–Hamish resmi diajukan sejak 22 Oktober 2025, setelah menikah sejak 3 September 2017. Sidang perdana digelar 3 November, dan kini prosesnya masih berjalan menuju putusan akhir.
Meski proses hukum berjalan mulus, ketidakhadiran Raisa dalam beberapa sidang tetap membuka ruang tanya: apakah keputusan ini benar-benar sudah bulat? Kuasa hukum tak ingin menambah drama. “Itu hal pribadi. Saya tidak bisa jawab,” ujar Putra menutup sesi wawancara.***











