Rahayu Saraswati Umumkan Mundur dari DPR RI, Kontroversi Ucapannya Viral

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, resmi menyatakan pengunduran dirinya dari keanggotaan DPR RI. Keputusan itu ia sampaikan melalui sebuah video terbuka yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Rabu (10/9/2025).

“Saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR RI kepada Fraksi Partai Gerindra,” ujar Rahayu Saraswati, yang akrab disapa Sara.

Sara menjelaskan, keputusan tersebut dilatarbelakangi rasa tanggung jawab moril atas ucapannya dalam sebuah podcast yang sempat viral di media sosial. Video yang dipotong dari tayangan podcast Antara berjudul “Rahayu Saraswati Kupas Isu Perempuan hingga Kolaborasi Ekonomi Kreatif” pada 28 Februari 2025 itu, menurutnya, menimbulkan kesalahpahaman publik.

Dalam potongan video berdurasi sekitar dua menit, pernyataan Sara yang awalnya bertujuan mendorong anak muda menjadi wirausaha justru dipelintir dan menimbulkan amarah masyarakat. “Cukup panjang sebenarnya dua menit lebih yang dijadikan beberapa kalimat oleh pihak-pihak yang ingin menyurutkan api amarah masyarakat,” kata keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu.

Sara menegaskan bahwa dirinya tidak pernah bermaksud merendahkan kerja keras generasi muda. Ia meminta masyarakat menonton ulang podcast secara utuh agar tidak terjadi kesalahpahaman. “Tidak ada maksud maupun tujuan dari saya sama sekali untuk meremehkan bahkan merendahkan upaya anak-anak muda yang berusaha menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.

Meski demikian, Sara menilai tanggung jawab penuh tetap berada di pundaknya. Ia menegaskan permintaan maaf secara terbuka sekaligus memilih melepaskan jabatannya sebagai wakil rakyat dari Dapil Jakarta III. “Kesalahan sepenuhnya ada di saya. Oleh sebab itu, melalui pesan ini saya ucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” tegasnya.

Sara juga berkomitmen menyalurkan seluruh dana yang dipercayakan negara kepadanya untuk kepentingan masyarakat di daerah pemilihannya, yakni Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu. Bantuan itu meliputi penyediaan alat kesehatan, pelatihan kewirausahaan, hingga program pemberdayaan generasi muda.

Meski telah menyatakan mundur, Sara berharap tetap diberi kesempatan menuntaskan pembahasan RUU Kepariwisataan di Komisi VII DPR RI, tempat ia menjabat sebagai Wakil Ketua. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus berjuang di luar parlemen melalui berbagai organisasi yang ia pimpin, terutama terkait isu perdagangan orang, energi terbarukan, pemberdayaan perempuan, dan pengelolaan lingkungan.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.