Raffi Ahmad Terseret Isu Money Laundry, Usai Materi Komedi Viral

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Nama Raffi Ahmad kembali menjadi perbincangan publik setelah cuplikan pertunjukan stand-up comedy Pandji Pragiwaksono bertajuk Mens Rea viral di media sosial. Dalam materi komedinya, Pandji menyinggung isu money laundry atau pencucian uang, yang kemudian menyeret nama Raffi Ahmad dan memicu beragam spekulasi warganet.

Cuplikan tersebut memperlihatkan Pandji mengilustrasikan seorang pejabat yang memperoleh uang haram dalam jumlah besar dan menyamarkannya melalui berbagai bisnis legal agar tidak terdeteksi lembaga pengawas keuangan. Dalam interaksi dengan penonton, nama Raffi Ahmad sempat disebut, namun Pandji langsung menegaskan bahwa Raffi merupakan rekannya dan konteks pembahasan bersifat humor.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Meski demikian, penyebutan nama tersebut memantik kembali isu lama terkait dugaan pencucian uang yang pernah diarahkan kepada Raffi Ahmad. Isu ini sebelumnya juga sempat mencuat di ruang publik seiring pesatnya ekspansi bisnis yang dijalankan Raffi bersama Nagita Slavina melalui jaringan usaha RANS.

Berdasarkan data yang tercatat di Ditjen AHU, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tercatat terlibat dalam pendirian sekitar 35 perusahaan sejak 2020 hingga 2024. Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di berbagai sektor, mulai dari media, hiburan, kuliner, kosmetik, olahraga, hingga investasi.

Di sisi lain, perjalanan bisnis Raffi tidak selalu berjalan mulus. Sejumlah lini usaha diketahui berhenti beroperasi, termasuk beberapa bisnis kuliner dan fesyen. Klub sepak bola RANS Nusantara FC yang sempat berlaga di kasta tertinggi juga kini harus turun ke Liga 3.

Menanggapi isu pencucian uang, pernyataan lama Menteri BUMN Erick Thohir kembali beredar di media sosial. Erick menegaskan bahwa gosip semacam itu tidak seharusnya diarahkan kepada generasi muda yang sedang membangun usaha, serta menyebut Raffi sebagai sosok pekerja keras sejak awal kariernya di dunia pertelevisian.

Raffi Ahmad sendiri menjelaskan bahwa nilai kekayaan yang kerap menjadi sorotan publik berasal dari valuasi perusahaan serta proses pendanaan investor yang dilakukan secara legal. Menurutnya, praktik fundraising merupakan hal lazim dalam pengembangan usaha.

Sejak 2024, Raffi Ahmad menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dipublikasikan Januari 2025, total kekayaannya tercatat mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Hingga kini, tidak terdapat pernyataan resmi dari aparat penegak hukum terkait dugaan pencucian uang tersebut. Isu yang beredar masih sebatas spekulasi publik yang kembali mencuat akibat viralnya potongan materi komedi Pandji Pragiwaksono.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.