Purbaya Jamin Harga BBM Bersubsidi Tidak Naik Sampai Akhir 2026, DPR Langsung Tepuk Tangan

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Kabar yang ditunggu jutaan rakyat akhirnya datang juga. Pemerintah melalui Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga penghujung tahun 2026—sebuah janji yang langsung memicu reaksi di ruang parlemen.

Pernyataan tegas itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (6/4/2026). Di tengah kekhawatiran publik soal fluktuasi harga minyak dunia, pemerintah justru tampil percaya diri dengan skenario yang telah disiapkan matang.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Ketua Komisi XI DPR, M. Misbakhun, sempat mencecar kepastian tersebut. Ia mempertanyakan kesiapan negara menghadapi lonjakan harga minyak global, bahkan dalam simulasi ekstrem hingga menyentuh angka USD 100 per barel.

Namun jawaban Menkeu justru menjadi titik balik suasana rapat. Pemerintah, kata Purbaya, telah mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk skenario harga minyak tinggi. Dengan perhitungan fiskal yang disebut “sudah siap tempur”, ia menegaskan tidak ada alasan untuk menaikkan BBM bersubsidi tahun ini.

“Pemerintah siap menjaga harga BBM bersubsidi tetap stabil hingga akhir tahun, bahkan dengan asumsi harga minyak mencapai 100 dolar AS per barel,” tegasnya.

Pernyataan itu sontak disambut tepuk tangan para anggota dewan sebuah respons langka yang menandakan kuatnya dukungan atas kebijakan tersebut. Di tengah tekanan ekonomi global, keputusan ini dianggap sebagai sinyal keberpihakan pemerintah kepada daya beli masyarakat.

Langkah ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa stabilitas harga energi tetap menjadi prioritas utama negara, meski harus menghadapi tekanan dari pasar minyak internasional yang tak menentu.|Bemby*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.