PT TPL Mau Ditutup, Gimana Nasib Ribuan Karyawan?

Fredi Marbun
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Tokoh pergerakan, aktivis HAM, pemerhati HKBP dan Tapanuli, sekaligus aktivis toleransi dan penentang radikalisme, Fredi Marbun menyampaikan keprihatinannya terhadap nasib 9.000 karyawan PT TPL jika perusahaan tersebut ditutup.

“Bayangkan jika PT TPL ditutup, berarti 9.000 Jiwa lebih akan menjadi pengangguran. Artinya, hidup Anak Istri dan Suami mereka akan berantakan karena sumber nafkah hidup mereka tidak ada lagi, lalu siapa yang bertanggungjawab,” tegas Fredi dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (14/12/2025).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Fredi mendesak agar pimpinan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dalam menyelesaikan konflik memedomani dan mengutamakan jalan kasih damai kesejahteraan.

“Seorang pimpinan gereja sebagai pimpinan oman Kekristenan atau HKBP dalam menyelesaikan konflik masyarakat dengan PT TPL seharusnya memedomani dan mengutamakan jalan kasih damai kesejahteraan,” ungkap Fredi.

Menurut Fredi, di tengah konflik yang sedang terjadi, seorang pimpinan paling tertinggi Gereja HKBP tidaklah bertindak seperti Ketua LSM.

“Apakah pantas seorang Ephorus HKBP dalam menyelesaikan konflik masyarakat dengan PT TPL dengan membunuh nasib hidup puluhan ribu masyarakat, sementara para karyawan atau buruh di PT TPL juga banyak yang menjadi Jemaat HKBP,” ujar Fredi.

Menyikapi konflik tersebut, Fredi juga mengingatkan agar jabatan yang kini sedang diemban seharusnya menjadi hakim bagi masyarakat yang tak berdaya.

“Jangan sampai ketika gereja ditolak berdiri dan jemaat dilarang beribadah, Ephorus tidak berani menghadapi kelompok radikal dan Intoleransi. Tapi melawan Korporasi di kampungnya sendiri melebihi gaya preman,” pungkasnya.|Ilham

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.