PSI Ganti Logo Jadi Gajah, Jokowi: Brand Harus Adaptif

banner 468x60

SOLO, Radarjakarta.id  – Menjelang pelaksanaan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada 19–20 Juli 2025, suasana Kota Solo dipenuhi nuansa merah hitam. Bendera dan spanduk PSI mendominasi ruas-ruas jalan, menandai semangat baru partai tersebut. Namun, bukan sekadar kongres biasa PSI membawa kejutan: perubahan total identitas visual partai, dari lambang mawar ke ikon gajah berwarna hitam dan merah.

Perubahan ini bukan tanpa alasan. PSI ingin menegaskan repositioning sebagai partai modern, terbuka, dan siap menyongsong era politik baru. Gajah yang dikenal sebagai simbol kekuatan, kecerdasan, dan daya ingat kuat, dipilih sebagai representasi arah baru PSI.

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang turut hadir di Solo, menyambut baik langkah tersebut. Ia menilai perubahan brand adalah hal yang wajar dalam dinamika organisasi modern.

“Ya, baik-baik saja. Sebuah brand itu kan perlu terus diperbarui, disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, disesuaikan dengan kalau dalam bisnis permintaan pasar,” ujar Jokowi, Sabtu (12/7), kepada awak media usai menghadiri acara Pra-Kongres PSI.

Menurut Jokowi, rebranding seperti ini menandai kesiapan partai dalam menghadapi kontestasi politik yang makin kompleks. “Brand itu bisa diubah, bisa diganti total. Saya kira baik-baik saja, dan saya melihat tadi di depan itu… ya, keren,” tambahnya.

Lebih lanjut, Jokowi mengapresiasi sistem internal PSI yang mengusung semangat demokrasi terbuka. Ia menyebut PSI sebagai partai super TBK menggambarkan transparansi dan partisipasi kader yang luas.

“Menurut saya, PSI itu partai super TBK. Tapi dalam implementasi seperti apa, kan belum. Tapi paling tidak, istilahnya sudah dipakai oleh PSI,” ujarnya.

Presiden dua periode itu juga menyoroti mekanisme e-voting yang diterapkan dalam pemilihan ketua umum. Proses tersebut dinilai sebagai langkah progresif menuju partai yang sepenuhnya inklusif.

“Yang paling penting, ini ada pemilu raya, ada pemilihan ketua partai dan dilaksanakan dengan e-voting satu anggota, satu suara. Saya kira itu juga sebuah hal yang sangat baik,” pungkasnya.

Kongres PSI di Solo digadang-gadang menjadi tonggak sejarah baru bagi partai yang sejak awal berdiri mengusung semangat anti-korupsi, kesetaraan gender, dan pluralisme. Perubahan logo dan sistem demokrasi internal adalah bagian dari strategi besar PSI untuk mengonsolidasikan kekuatan menghadapi Pemilu 2029.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.