Prilly Latuconsina Bongkar Luka Batin: Kaya Raya tapi Dilarang Sedih?

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Nama Prilly Latuconsina selama ini identik dengan kesuksesan, popularitas, dan kehidupan yang terlihat nyaris sempurna. Namun di balik gemerlap itu, aktris film Danur justru menyimpan luka batin yang jarang dibicarakan publik: kesedihannya kerap dianggap tidak sah hanya karena ia dinilai “punya segalanya”.

Prilly secara jujur mengungkap bahwa status ekonomi sering dijadikan alasan oleh lingkungan sekitar untuk meremehkan emosi negatif yang ia rasakan. Menurutnya, banyak orang keliru menilai masalah hidup hanya dari sisi materi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Kita nggak bisa mengukur masalah seseorang dari uang. Kelihatannya punya segalanya, tapi Tuhan itu adil, setiap orang punya ujiannya masing-masing,” ujar Prilly.

Ironisnya, saat ia berada di titik paling rapuh menangis dan mencoba jujur pada perasaannya yang datang justru candaan, bukan empati. Kesedihan Prilly sering dipatahkan dengan lelucon soal rumah marmer, liburan mahal, hingga tiket ke Italia.

“Aku sering dibecandain, ‘Ya lo nangis, tapi rumah lo marmer,’” tuturnya menirukan ucapan orang-orang terdekat.

Bahkan ketika ia mencoba bercerita lebih dalam, respons yang diterima tetap sama: seolah kesedihannya tidak valid karena besok ia masih bisa terbang ke Eropa dan menangis di Lake Como. Bagi Prilly, candaan semacam itu justru meninggalkan bekas yang dalam.

Ia menegaskan, fasilitas hidup tidak otomatis mematikan rasa sedih. Tangisan tetaplah tangisan, emosi tetaplah emosi dan semuanya butuh ruang untuk didengar.

“Bukan berarti karena aku punya privilege, aku harus berhenti nangis. Kalau sedih, ya tetap sedih. Emosi itu harus ditampung, bukan ditertawakan,” tegasnya.

Pengalaman tersebut perlahan membentuk fase paling rapuh dalam hidup Prilly. Ia mengaku pernah merasa sangat sendirian, bahkan meragukan haknya sendiri untuk bersedih.

“Itu fase-fase retak. Aku sampai merasa, ‘Aku ini nggak pantas sedih,’” ungkapnya lirih.

Di tengah pengakuan emosional itu, kehidupan pribadi Prilly tetap menyita perhatian publik. Hubungannya dengan Omara Esteghlal kini menjadi salah satu pasangan selebritas favorit netizen. Keduanya dikenal harmonis dan sering menebarkan energi positif.

Awal Januari 2026, Prilly dan Omara menghabiskan liburan musim dingin di Shirakawa-go, Jepang. Di tengah salju tebal dan suhu minus dua derajat, keduanya tampil serasi dengan pakaian hangat, saling merekam, tersenyum, dan melambaikan tangan ke kamera.

“Shirakawa-go. January 2, 2026. –2°C. Latuconsina & Esteghlal,” tulis mereka dalam unggahan yang langsung dibanjiri pujian.

Netizen ramai memuji kecantikan Prilly yang terlihat begitu bahagia. Tak sedikit pula yang berspekulasi momen romantis itu cocok menjadi latar lamaran. Namun soal itu, hanya Prilly dan Omara yang tahu jawabannya.

Di balik senyum manis dan potret romantis, pengakuan Prilly menjadi pengingat keras: kesehatan mental tidak mengenal status sosial. Kaya atau tidak, terkenal atau biasa, setiap manusia tetap berhak merasa sedih dan didengarkan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.