Presiden Prabowo Kembali ke Sumbar, Langsung Pimpin Rapat Darurat Bencana

banner 468x60

PADANG, Radarjakarta.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali menginjakkan kaki di Sumatra Barat, Rabu (17/12/2025) petang, dalam agenda khusus penanganan bencana banjir dan longsor. Kedatangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Istana tidak ingin krisis kemanusiaan di Ranah Minang berlarut-larut tanpa keputusan cepat dan tegas dari pusat.

Pesawat Kepresidenan yang membawa Prabowo mendarat di Bandara Internasional Minangkabau menjelang malam. Tanpa menunggu lama, Kepala Negara langsung bergerak menggelar rapat terbatas di Markas Komando Daerah Militer Sumatra Barat. Langkah cepat ini menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar simbolik, melainkan misi darurat dengan target konkret.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Rapat strategis itu dihadiri jajaran inti Kabinet Merah Putih, pimpinan TNI-Polri, serta kepala lembaga intelijen. Presiden duduk di pusat meja rapat, memimpin langsung pembahasan langkah penanganan bencana, distribusi bantuan, pemulihan infrastruktur, hingga mitigasi risiko lanjutan. Suasana rapat berlangsung serius, mencerminkan skala krisis yang masih dihadapi masyarakat.

Kunjungan ini merupakan yang kedua bagi Prabowo ke Sumatra Barat dalam dua pekan terakhir. Sebelumnya, Presiden telah meninjau pengungsian di Padang Pariaman dan sejumlah daerah terdampak banjir dan longsor di Sumatra Utara serta Aceh. Total, Prabowo tercatat telah tiga kali turun langsung ke lokasi bencana di Sumatra dalam waktu singkat, sebuah intensitas yang jarang terjadi.

Di lapangan, kondisi belum sepenuhnya pulih. Meski beberapa kota seperti Solok, Payakumbuh, dan Bukittinggi mulai stabil, wilayah lain seperti Agam, Pesisir Selatan, Kota Pariaman, dan daerah pesisir masih membutuhkan penanganan intensif. Jumlah pengungsi disebut menembus angka 20 ribu orang, dengan kerusakan infrastruktur vital yang belum sepenuhnya tertangani.

Dalam agenda lanjutan, Presiden dijadwalkan meninjau langsung titik-titik krusial seperti Lembah Anai dan jembatan Bailey, sekaligus berdialog dengan warga terdampak. Pemerintah pusat ingin memastikan bantuan benar-benar sampai, evakuasi berjalan lancar, dan pembangunan kembali dipercepat tanpa terhambat birokrasi.

Kehadiran Prabowo di Sumatra Barat kali ini bukan sekadar kunjungan kerja, melainkan pesan politik dan kemanusiaan: negara hadir di tengah krisis. Publik kini menanti, seberapa cepat keputusan dari rapat darurat itu mampu mengubah penderitaan ribuan korban menjadi pemulihan nyata di lapangan.| Ikhsan Lubis*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.