Prabowo Hadiri Board of Peace, Indonesia Siap Kirim 8.000 TNI ke Gaza

banner 468x60

WASHINGTON DC, Radarjakarta.id – Pemerintah Indonesia menyatakan kesiapan berkontribusi dalam misi perdamaian internasional di Gaza, Palestina. Komitmen tersebut disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto saat menghadiri pertemuan perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang digelar atas inisiatif Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Kamis (19/2) waktu setempat.

Dalam forum tersebut, Indonesia resmi ditunjuk sebagai Wakil Komandan International Stabilization Force (ISF), pasukan multinasional yang bertugas menjaga implementasi gencatan senjata dan stabilitas jangka panjang di Gaza.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, mengumumkan bahwa Indonesia menjadi salah satu dari lima negara pertama yang menyatakan komitmen pengiriman pasukan.

“Indonesia telah menerima posisi Wakil Komandan ISF,” ujar Jeffers dalam pernyataannya.

Selain Indonesia, sejumlah negara lain seperti Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania turut berkomitmen mengirimkan pasukan. Sementara itu, Mesir dan Yordania menyatakan kesiapan mengirimkan personel kepolisian terlatih.

Siap Kerahkan Hingga 8.000 Personel

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia untuk mengerahkan hingga 8.000 prajurit TNI guna mendukung misi stabilisasi internasional tersebut.

“Kami menegaskan komitmen untuk menyumbangkan sejumlah besar pasukan, hingga 8.000 personel atau lebih jika diperlukan, demi mendukung terwujudnya perdamaian,” kata Prabowo.

Menurutnya, keikutsertaan Indonesia merupakan bagian dari komitmen konsisten terhadap perdamaian dunia, termasuk dukungan pada rakyat Palestina.

Pasukan yang dikirim nantinya akan berperan dalam menjaga keamanan wilayah, membantu distribusi bantuan kemanusiaan, serta memastikan pelaksanaan gencatan senjata berjalan efektif.

Dorong Solusi Dua Negara

Di forum internasional terpisah, dalam rapat Dewan Keamanan PBB di New York, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menekankan pentingnya komitmen nyata terhadap solusi dua negara sebagai jalan keluar konflik Palestina–Israel.

Indonesia mempertanyakan konsistensi pelaksanaan gencatan senjata serta keseriusan semua pihak dalam mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan.

Pemerintah menegaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam ISF tetap berlandaskan prinsip politik luar negeri bebas aktif serta penghormatan terhadap hukum internasional.

Keterlibatan Indonesia sebagai Wakil 

Komandan ISF dinilai sebagai peran strategis yang mencerminkan meningkatnya kepercayaan komunitas internasional terhadap kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas global.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.