JAKARTA, Radarjakarta.id — Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencuri perhatian saat tiba di Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD RI, Jumat (15/8/2025).
Keduanya hadir dengan gaya serasi, menumpangi mobil dinas Maung Garuda Limousine buatan PT Pindad.
Gibran datang lebih dahulu bersama sang istri, Selvi Ananda, menggunakan kendaraan berpelat merah “Indonesia 2” yang menjadi simbol inovasi otomotif nasional. Beberapa saat kemudian, Prabowo menyusul dengan mobil serupa.
Sidang dimulai pukul 09.00 WIB di Gedung Nusantara, Senayan, dibuka dengan lagu kebangsaan, doa, dan pidato pengantar pimpinan lembaga negara.
Agenda berlanjut dengan penayangan video capaian pemerintah sebelum Presiden Prabowo menyampaikan pidato kenegaraan. Sidang MPR bersama DPR dan DPD dijadwalkan selesai pukul 11.05 WIB.
Setelah jeda siang, pukul 14.28 WIB digelar Rapat Paripurna DPR yang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani. Dalam rapat itu, Presiden memaparkan RAPBN 2026 beserta nota keuangan. Seluruh rangkaian acara ditutup pada pukul 16.07 WIB.
Dalam pidatonya, Puan menyinggung fenomena yang ramai di ruang digital, mulai dari sindiran “Indonesia Gelap” hingga simbol bendera One Piece. Menurutnya, ekspresi itu menunjukkan keresahan rakyat yang disampaikan dengan bahasa zaman mereka sendiri.
“Di balik setiap kata ada pesan, di balik setiap pesan ada keresahan, dan di balik keresahan itu ada harapan. Kritik tidak boleh menjadi api yang memecah belah, tetapi cahaya yang menerangi jalan kita bersama,” kata Puan.
Sidang tahun ini dihadiri tokoh nasional, mantan presiden, dan wakil presiden. Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 Joko Widodo, Wakil Presiden ke-6 Tri Sutrisno, Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wapres ke-11 Boediono, dan Wapres ke-13 Ma’ruf Amin tampak hadir. Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri tidak terlihat di lokasi.
Sekitar 1.250 undangan hadir, terdiri dari pimpinan lembaga negara, menteri kabinet, ketua umum partai politik, tokoh ormas, dan perwakilan teladan dari seluruh Indonesia.
Sidang disiarkan langsung di televisi nasional dan platform digital, memungkinkan publik mengikuti secara real time pidato kenegaraan, capaian kinerja pemerintah, dan pembahasan agenda strategis nasional.***










